Tangkap 3 Pembunuh Ustaz di Tangerang, Polisi Buru 1 DPO

Selasa, 28 September 2021 15:12 Reporter : Nur Habibie
Tangkap 3 Pembunuh Ustaz di Tangerang, Polisi Buru 1 DPO Rilis kasus penembakan ahli pengobatan alternatif di Pinang. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Polda Metro Jaya masih memburu Y satu buronan pembunuh Armand alias Ustaz Alex di Tangerang. Sementara, tiga pelaku, M, S dan K sudah dibekuk.

Diketahui, kejadian penembakan yang menewaskan ustaz Alex terjadi di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, meninggal dunia di rumah sakit pada Sabtu malam, 18 September 2021.

"Jadi tiga orang tersangka yang sudah kita amankan, yang pertama M sebagai inisiator, kemudian K sebagai eksekutornya yang melakukan penembakan dan S ini adalah joki atau pilotnya yang menunggu pada saat K selesai melakukan eksekusi kemudian melarikan bersama-sama dengan S. Nah tiga orang ini yang kita amankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat konpers di Polda Metro Jaya, Selasa (28/9).

Ia menjelaskan, penangkapan ini lebih dulu dilakukan terhadap M yang merupakan inisiator atau aktor intelektual dalam kasus penembakan tersebut.

"Hari Kamis yang lalu kita amankan yang bersangkutan itu di daerah Serang, Banten, pada saat yang bersangkutan di rumah makan. Ini yang berhasil kita amankan saudara M, alamatnya di daerah Kecamatan Pinang, Kelurahan Cipete, Kota Tangerang. Pekerjaan sehari-hari adalah Wiraswasta, dia pengusaha angkutan untuk di daerah Banten," jelasnya.

Kemudian, pada 27 September 2021, kembali mengamankan dua orang terduga pelaku lainnya yakni K dan juga S yang ditangkap di daerah Serang.

"S peran sebagai Joki yang menunggu di luar. Jadi eksekutornya adalah K, pada saat itu melihat korban, mendatangi korban dengan jarak dua meter melakukan penembakan, setelah itu melarikan diri ditunggu dengan saudara S yang menunggu dengan roda dua yang kita lihat ini, kemudian melarikan diri," ujarnya.

Sebelum mengungkap kasus tersebut, ia mengaku pihaknya sempat memiliki kendala dalam menangkap para terduga pelaku tersebut.

"Memang ada beberapa kendala pada saat itu yang dihadapi oleh teman-teman penyidik, karena Kapolda cepat mengantusias dengan adanya kejadian ini untuk memerintahkan Kapolres Metro Kota Tangerang dibackup Dir Krimum Polda Metro Jaya, membentuk tim," ungkapnya.

"Karena sangat-sangat minim pada saat itu adalah saksi-saksi yang melihat kejadian penembakan tersebut, sangat minim. Sehingga dibentuk tim, Alhamdulillah dalam kurun waktu sampai satu Minggu berhasil kita ungkap," tutupnya.

Atas perbuatannya, para terduga pelaku dipersangkakan dalam Pasal 340 kuhp pembunuhan dengan berencana subsider Pasal 338.

Sebelumnya, ustaz yang ditembak orang tak dikenal (OTK) di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, meninggal dunia di rumah sakit pada Sabtu malam, 18 September 2021.

"Semalam, inisiatif warga dibawa ke Rumah Sakit Mulya, tapi karena pendarahan, akhirnya meninggal," kata Ahmad Mangku, Ketua RW 05, tempat kejadian perkara.

Lalu, karena kepentingan autopsi, jenazah korban penembakan yang diketahui bernama Armand dan akrab disapa Ustaz Alex itu dipindahkan ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang.

Menurut Ahmad, korban ditembak di bagian pinggang kanan, tembus ke pinggang kiri. Dia juga melihat, peluru tembus mengenai pintu.

"Makanya saya lihat pelurunya, tadi sudah diamankan polisi," kata dia.

Baca juga:
Ustaz di Tangerang Ditembak Pembunuh Bayaran, Dalang dan Eksekutor Ditangkap Polisi
Sepekan Buron, Pelaku Penembakan Ustaz di Tangerang Ditangkap Polisi
Mahfud Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Kasus Ustaz Diserang & Mimbar Masjid Dibakar
Tak Ada Saksi yang Melihat, Polisi Kesulitan Ungkap Penembakan Ustaz di Tangerang
Ketua MPR: Usut Tuntas Kasus Penyerangan Tokoh Agama
Polisi Usut Rentetan Kasus Penyerangan Ustaz

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini