Tanggapan Yunarto Wijaya Setelah Namanya Jadi Target Pembunuhan

Kamis, 13 Juni 2019 06:15 Reporter : Syifa Hanifah
Tanggapan Yunarto Wijaya Setelah Namanya Jadi Target Pembunuhan yunarto wijaya. ©2017 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menjadi target pembunuhan dalam kerusuhan 21-22 Mei. Pengakuan ini dilontarkan oleh Irfansyah alias IR. Irfansyah mengaku diperintahkan Kivlan Zen untuk membunuh Yunarto Wijaya saat bertemu dengan Kivlan Zen pada April 2019. Irfansyah bertemu Kivlan Zen di Masjid Pondok Indah ditemani rekannya, Armin dan Yusuf.

"Kivlan salat Asar sebentar, setelahnya memanggil saya lalu saya masuk ke dalam mobil Kivlan, lalu (Kivlan) mengeluarkan HP dan menunjukkan alamat serta foto Yunarto quick count dan Pak Kivlan bilang 'cari alamat ini, nanti kamu foto dan video'. Siap saya bilang," kata Irfansyah dalam video yang diputar polisi dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6).

Irfansyah mengaku menerima uang Rp 5 juta dari Kivlan Zen sebagai biaya operasional. Dia juga mendapat alamat kantor Charta Politikan di Jalan Cisanggiri 3 nomor 11.

"Keesokan harinya kami langsung survei yang diperintahkan di Jalan Cisanggiri 3 nomor 11. Lalu saya dan Yusuf menuju lokasi sekira jam 12 siang. Sampai di sana dengan HP Yusuf kami foto dan video alamat tersebut, alamat Yunarto. Setelah itu foto dan video dari HP Yusuf dikirim ke saya lalu saya kirim ke Armin. Lalu dijawab mantap," ungkap Irfansyah.

Berikut ini tanggapan Yunarto Wijaya setelah namanya jadi target pembunuhan:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini