Tambah Pasukan TNI-Polri, Cara Jokowi Tekan Daerah yang Kurva Covid-19 Masih Tinggi

Rabu, 27 Mei 2020 12:32 Reporter : Merdeka
Tambah Pasukan TNI-Polri, Cara Jokowi Tekan Daerah yang Kurva Covid-19 Masih Tinggi TNI jaga Stasiun MRT. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis menambah personelnya di daerah-daerah yang kurva penyebaran virus corona (Covid-19) masih tinggi. Salah satu daerah yang kurva penyebarannya masih tinggi yakni Jawa Timur.

"Kita tambah bantuan pasukan aparat di sana agar bisa menekan kurvanya agar tidak naik lagi," jelas Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Rabu (27/5).

Selain itu, Jokowi juga meminta agar pengujian sampel virus corona diperbanyak. Hal itu harus dilakukan di provinsi-provinsi yang kurva penyebaran virus corona masih tinggi.

"Pelacakan yang agresif terhadap yang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) maupun ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan melakukan isolasi yang ketat. Ini kita lakukan pada provinsi-provinsi yang masih kurvanya masih naik," kata dia.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi berencana menerapkan new normal atau tatanan kehidupan baru di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Dia telah mengerahkan aparat TNI-Polri untuk mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan virus corona.

Pendisiplinan ini untuk mempersiapkan masyarakat memasuki tahapan new normal. Setidaknya, ada 340.000 personel TNI-Polri yang diturunkan untuk mendisiplinkan masyarakat. Mereka akan mengawasi 1.800 titik keramaian mulai dari pasar, mal, hingga tempat pariwisata.

Pendisiplinan ini dilakukan secara bertahap. Untuk saat ini, ada 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota yang dilakukan pendisiplinan untuk memasuki fase new normal.

Jokowi menjelaskan TNI-Polri akan mendisiplinkan masyarakat agar menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan menghindari kerumunan saat beraktivitas di luar rumah. Dia meyakini apabila pendisiplinan ini dilakukan secara masif, maka akan membuat kurva penyebaran virus corona di tanah air menurun.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini