Tak terima Pembayun jadi ratu, ramai-ramai adik Sri Sultan melawan

Jumat, 8 Mei 2015 06:01 Reporter : Hery H Winarno
Tak terima Pembayun jadi ratu, ramai-ramai adik Sri Sultan melawan GBPH Yudoningrat. ©2015 Merdeka.com/kresna

Merdeka.com - Keluarnya Sabda Raja oleh Sri Sultan Hamengku Buwono yang menunjuk GKR Pembayun menjadi putri mahkota membuat keluarga keraton pecah. Adik laki-laki Sri Sultan tak terima dengan Sabda Raja tersebut menggalang kekuatan.

Bahkan kini antara anak-anak Sri Sultan dengan adik-adik Sultan sudah tidak saling tegur sapa. Adik Sultan, GBPH Prabukusumo mengatakan saat dia dan rombongannya tengah berada di dalam makam Sri Sultan HB IX, rombongan anak-anak Sri Sultan datang masuk.

"Nggak, nggak saling sapa," kata Prabukusumo seusai ziarah, Rabu (6/5) kemarin.

Tidak sekadar tak bertegur sapa, bahkan kini Sri Sultan dan adik laki-lakinya berada di dalam perseteruan. Semua adik laki-laki Sri Sultan menolak jika takhta Ngayogyakarta diserahkan ke GKR Pembayun yang seorang perempuan. Mereka menilai hal itu sudah melanggar Paugeran yang ada dalam dinasti Keraton Mataram Islam.

Berikut beberapa perlawanan terang-terang adik Sri Sultan terkait keluarnya Sabda Raja tersebut:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini