Tak terima motor disita, seratusan warga lempari Mapolres Buol

Jumat, 29 November 2013 15:16 Reporter : Hery H Winarno
Tak terima motor disita, seratusan warga lempari Mapolres Buol Ilustrasi bentrok. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Seratusan warga yang marah melempari Markas Kepolisian Polres Buol, Sulawesi Tengah hingga menimbulkan sejumlah kerusakan. Kemarahan warga dipicu belasan motor yang ditilang polisi lantaran tertangkap saat Operasi Zebra 2013.

Bupati Buol Amiruddin Rauf dan Kepala Polres Buol AKBP Ferdinand Maksi Pasule, harus turun tangan untuk menenangkan warga yang sebelumnya sempat mengamuk dan meminta belasan sepeda motor yang terjaring razia polisi untuk dibebaskan.

"Kapolres dan Bupati Buol sudah turun, dan situasi berangsur kondusif," kata Pejabat Humas Polda Sulawesi Tengah Kompol Rostin Tumaloto seperti dikutip dari Antara, Jumat (29/11).

Dia mengatakan seratusan warga sebelumnya melempari Markas Polres Buol karena 15 sepeda motor terjaring razia Operasi Zebra 2013 pada jumat pagi. Warga kemudian berteriak dan melempari Polres Buol, dan sempat menimbulkan kerusakan di masjid dan pos jaga milik polisi.

Untuk mengamankan situasi, pejabat daerah setempat kemudian berdialog dengan warga hingga akhirnya disepakati lima belas sepeda motor milik warga itu untuk dibebaskan tanpa syarat. Kejadian itu tidak menimbulkan korban luka-luka.

Rostin menuturkan, meski situasi sudah tenang, aparat keamanan tetap berjaga di sekitar Markas Polres Buol.

"Kita berharap warga dapat menjaga keamanan dan tidak terpancing untuk melakukan kegiatan melanggar hukum," katanya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bentrokan
  3. Razia Kendaraan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini