Tak Terima Diputus, Pemuda di Jambi Sebar Foto Bugil Kekasih ke Medsos

Selasa, 2 Juli 2019 10:38 Reporter : Dedi Rahmadi
Tak Terima Diputus, Pemuda di Jambi Sebar Foto Bugil Kekasih ke Medsos Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Anggota Satreskrim Polresta Jambi berhasil menangkap seorang pemuda DS (22) yang nekad menyebarkan foto mesum kekasihnya ke dunia maya atau medsos akibat tidak terima diajak putus oleh sang kekasih TF (26) warga Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Yuyan di Jambi, Selasa membenarkan pihaknya berhasil menangkap seorang pemuda pelaku menyebarkan foto-foto mesum atau bugil dirinya bersama sang kekasih TF setelah dilaporkan kasusnya oleh pihak keluarga korban ke Polresta.

Berdasarkan informasi kejadian tersebut berawal dari tersangka yang memiliki hubungan pacaran dengan korban, setelah berjalannya hubungan itu tersangka meminta korban untuk mengirimkan foto bagian tubuh korban pada 17 April 2019. Korban yang merasa tidak nyaman dengan kelakuan tersangka secara terus menerus meminta dikirimi foto bugil hingga akhirnya korban minta putus hubungannya kepada pelaku.

"Karena tidak terima dengan perlakuan dari korban, tersangka DS pada Kamis 20 Juni 2019 menyebarkan foto-foto mesum dan bugil yang telah disimpan tersangka di handphone miliknya kepada rekan-rekan korban dan keluarga korban," kata Yuyan.

Tersangka nekad menyebarkan foto-foto itu karena motif merasa sakit hati diputus hubungannya sama sang kekasih hingga timbul niat jelak tersangka yang kemudian menyebarkan foto itu melalui jejaring sosial Whatsapp. Dari hasil introgasi terhadap tersangka dirinya telah melakukan hubungan suami istri dengan korban sebanyak dua kali di hotel.

Lanjutnya, polisi berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan dikediamannya dan kemudian mengamankan tersangka dan barang bukti satu unit handphone merk Xiaomi warna gold beserta simcard dan 1 helai baju yang dipakai korban.

Atas perbuatannya untuk tersangka dikenakan Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) dan/atau Pasal 32 jo Pasal 6 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun dengan denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar, kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Yuyan. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini