Tak Semua Pasien Dirawat, Kapasitas RS Dipakai Baru 55,5 Persen

Jumat, 3 Juli 2020 19:46 Reporter : Bachtiarudin Alam
Tak Semua Pasien Dirawat, Kapasitas RS Dipakai Baru 55,5 Persen Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut bahwa kapasitas rawat pasien Covid-19 secara menyeluruh di Indonesia baru digunakan 55,5 persen dari total kapasitas. Karena tidak seluruh pasien positif perlu untuk dirawat inap.

Karena memang, angka kasus positif berdasarkan hasil dari test RT-PCR positif Covid-19 sebenarnya ditunjukan untuk mengambil langkah-langkah intervensi pelacakan secara agresif. Bukan ditunjukkan untuk protokol layanan klinis di rumah sakit.

"Dan dari kasus yang kita dapatkan, tidak seluruhnya memiliki indikasi untuk dirawat di rumah sakit. Banyak kasus yang terkonfirmasi positif, yang kemudian tidak disertai gejala klinis untuk dirawat," ujar Yurianto di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (3/7).

Atas hal itu, Yuri menuturkan di saat orang yang terdeteksi positif Covid-19 namun tidak memiliki gejala klinis, maka akan disarankan untuk isolasi secara mandiri di tempat tinggalnya masing-masing.

"Ini lah yang kita bisa lihat bahwa kapasitas tempat tidur yang kita siapkan, untuk menangani Covid-19 ini tidak 100 persen terisi. Pada data terakhir yang kita miliki baru terisi sebanyak 55,5 persen. Artinya masih ada separuh kapasitas yang belum terisi," ungkapnya.

Baca Selanjutnya: Yang Dirawat Belum Tentu Parah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini