Tak puas pernyataan rektor UGM, para mahasiswa buat aksi balik badan

Senin, 2 Mei 2016 16:41 Reporter : Kresna
Tak puas pernyataan rektor UGM, para mahasiswa buat aksi balik badan Pesta Rakyat Gajah Mada. ©2016 merdeka.com/kresna

Merdeka.com - Setelah para mahasiswa UGM menunggu lama, akhirnya Rektor UGM Dwikorita Karnawati bersedia menemui demonstran di depan Balairung UGM, Senin (2/5). Sayangnya, rektor tidak sempat menyelesaikan pernyataan dan memilih meninggalkan massa. Sikap rektor dipicu aksi balik badan sejumlah massa aksi yang tak puas dengan pernyataan rektor.

"UKT tetap tidak akan ada kenaikan. Soal tukin (tunjangan kinerja karyawan UGM) kita akan perjuangkan bersama, harus mengubah dulu aturannya. Sementara untuk kantin FIB itu memang kontraknya sudah selesai pada Juli tahun lalu," kata Dwikorita kepada mahasiswa.

Namun sebelum selesai berbicara, beberapa massa membalikkan badan dan menyoraki rektor.

Saat itu rektor meninggalkan massa dan menunju ruang rektor di lantai 2. Sejumlah mahasiswa pun berusaha mengejarnya. Massa bahkan sempat mendobrak pintu lorong menuju ruangan Dwikorita.

Dari pantauan merdeka.com sempat terjadi adu mulut antara massa. Beberapa di antara mereka tidak sepakat dengan tindak kekerasan menghalau massa yang sudah mengamuk.

Usai Dwikorita meninggalkan massa, para demonstran kembali menurunkan bendera merah putih setengah tiang.

Sembari rektor menemui mereka lagi, mahasiswa melakukan orasi. Mereka juga membacakan tuntutan terkait UKT, kantin Bonbin dan Tunjangan Kinerja Pegawai UGM.

Sementara itu tim negosiator mahasiswa saat ini masih bertemu dengan rektor UGM. Informasi yang diterima merdeka.com, rektor UGM mau kembali menemui mahasiswa dengan syarat mahasiswa bisa sopan dan tidak menyoraki.

Semakin sore, massa semakin bertambah banyak. Halaman depan Balairung terlihat lebih penuh dari pagi tadi. Sekitar pukul 15.40 Wib, massa berdatangan lebih banyak memadati halaman Balairung dan selasar Balairung.

Salah satunya Kurnia, mahasiswa UGM angkatan 2014 yang baru datang mengikuti aksi. Dia mengaku baru bisa bergabung dengan aksi mahasiswa karena ada urusan terlebih dahulu.

"Ada urusan dulu tadi, baru sore ini bisa ikut aksi," katanya.

Dia mengaku tertarik untuk datang ketika dia membaca di sosial media, aksi mahasiswa UGM ramai.

"Tadi pantau medsos, ramai ternyata, ya tertarik untuk ikut akhirnya. Saya berempat sama teman ini," pungkasnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini