Tak Percaya 'Nyanyian' Romahurmuziy, AHY Siap Bela Khofifah

Kamis, 28 Maret 2019 05:01 Reporter : Moch. Andriansyah
Tak Percaya 'Nyanyian' Romahurmuziy, AHY Siap Bela Khofifah AHY dan Khofifah. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku tak percaya dengan 'nyanyian' mantan Ketum PPP, Romahurmuziy alias Rommy dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Rommy mengklaim Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ikut merekomendasikan Haris Hasanudin menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

"Ya tidak (percaya)," kata AHY didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Renville Antonio saat bertemu wartawan usai menghadiri acara penganugerahan gelar doktor honoris causa (HS) Soekarwo dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Rabu (27/3).

Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) ini mengingatkan Rommy agar tidak gampang mencatut nama orang lain yang memang tidak terlibat dalam kasusnya. Apalagi menyeret-nyeret nama Khofifah Indar Parawansa.

"Tidak, baiklah kalau kemudian dalam situasi dan ada case seperti itu kemudian menyebut nama satu, dua, apalagi Ibu Khofifah yang saat ini dipercaya menjadi gubernur Jatim," ucapnya mengingatkan Rommy.

Terlebih di era digital seperti sekarang ini begitu ada satu nama pejabat publik disebut dalam satu kasus langsung viral. Padahal apa yang diberitakan itu tidak benar dan tidak terjadi, sehingga bisa disebut hoaks.

"Misalnya sudah diasumsikan ada keterkaitan dan itu sangat merugikan," tegasnya.

AHY mengaku siap membela Khofifah yang namanya diseret-seret oleh Rommy. "Saya tentunya membela dalam hal ini. Jangan sampai kemudian menjadi korban, karena hanya disebut namanya saja walaupun tidak ada kaitan apapun," tegasnya.

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute ini berharap Khofifah tidak terganggu pekerjaan dan tanggung jawabnya sebagai gubernur yang luar biasa besar akibat klaim Rommy tersebut.

Di sisi lain, mantan Cagub DKI Jakarta ini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Khofifah-Emil Elestianto Dardak di Jawa Timur.

"Seperti halnya ketika Pakde Karwo (Soekarwo) menjalankan kepemimpinan di sini, selalu saja ada permasalahan dan tantangan," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini