Tak Cabut Laporan Polisi, Risma Sebut Penghinanya Menyerang Pribadi

Rabu, 5 Februari 2020 15:31 Reporter : Erwin Yohanes
Tak Cabut Laporan Polisi, Risma Sebut Penghinanya Menyerang Pribadi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. ©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Meski sudah memaafkan penghinanya di media sosial (medsos), Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tetap tidak mencabut laporannya ke polisi. Ia punya alasan mengapa proses hukum terhadap penghinanya harus tetap berjalan.

Pertama, akun tersebut dianggap sudah menyerang pribadinya dengan menyebutnya sebagai kodok. Ia lantas menganalogikan jika disebut kodok, maka orangtuanya juga kodok.

"Alasan saya melaporkan itu, pertama terus terang itu pribadi saya. Karena saya kalau kodok berarti orangtua saya kodok. Saya tidak ingin orangtua saya direndahkan," tegas Risma saat menggelar jumpa pers di rumah dinas, Rabu (5/2).

Alasan kedua, ia merasa ada desakan dari warga Surabaya agar dirinya melaporkan kasus tersebut ke polisi. Atas, desakan itu lah, ia pun memutuskan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah penghinaan itu.

"Kedua juga ada desakan warga Surabaya yang meminta saya melaporkan. Ada juga warga Surabaya yang melaporkan," ungkapnya.

Risma kaget dengan hinaan itu lantaran tidak merasa memiliki kesalahan hingga harus disebut kodok. "Makanya saya juga kaget, salah apa saya kok saya harus di sebut kodok. Padahal ini ada juga akun yang mengikuti juga menyebut saya kodok. Kalau seandainya anak kita cucu kita disebut kodok itu bagaimana," ujarnya.

Ia pun menegaskan, dalam kasus ini pihak pelapor adalah dirinya sendiri. Risma mengaku menandatangani sendiri laporan polisi yang dibuatnya.

"Saya pribadi dan saya diperiksa pribadi. Bukan atas nama siapapun, saya tanda tangan pribadi," katanya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, penghina Wali Kota Surabaya bernama Zikria Dzatil ditangkap Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya dari rumahnya usai aksinya dilaporkan Pemkot Surabaya pada 21 Januari 2020.

Zikria dilaporkan setelah mengunggah foto Wali Kota Risma di laman akun Facebook miliknya dengan menambahkan tulisan caption atau keterangan foto, yang berisi penghinaan terhadap wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu, yang berisi "Anjirrrrr.... Asli ngakak abis...nemu nih foto sang legendaris kodok betina". [lia]

Baca juga:
Tak Cabut Laporan Polisi, Risma Maafkan Pelaku Penghinanya di Medsos
Ditangkap Polisi, Penghina Wali Kota Risma Menangis Meminta Maaf
Polisi Periksa Saksi dan 3 Ahli Terkait Kasus Penghinaan Wali Kota Surabaya
Risma Laporkan Akun FB bernama Zikria Dzatil yang Diduga Melakukan Penghinaan
Pilwalkot Surabaya 2020, PDIP Andalkan Risma Jadi Vote Getter
Antisipasi Banjir Susulan, Risma Cek Rumah Pompa di Tambak Wedi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini