'Tak bisa ditolerir jika helikopter Malaysia sengaja mendarat di RI'

Selasa, 30 Juni 2015 15:49 Reporter : Ferrika Lukmana Sari
'Tak bisa ditolerir jika helikopter Malaysia sengaja mendarat di RI' helikopter malaysia salah mendarat. ©2015 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Anggota Komisi I Akhmad Muzani angkat bicara soal helikopter carteran yang membawa Menteri Pertanian Malaysia mendarat tanpa izin di lapangan helipad Yonif 512 di kampung Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Menurutnya, hal itu tidak dapat ditolerir jika dilakukan secara sengaja.

"Kalau pendaratan tidak sengaja itu tak apa. Namun kalau sengaja untuk singgah di Indonesia, itu tak bisa ditolerir dan dapat dikenai hukuman," kata anggota Komisi I DPR Akhmad Muzani kepada merdeka.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).

Dia menegaskan pesawat asing harus meminta izin terlebih dahulu jika memasuki wilayah negara lain. Memasuki wilayah negara lain tanpa izin adalah bentuk pelanggaran hukum.

"Kita dari Komisi I akan melanjutkan kasus ini kalau itu sengaja dilakukan. Kita harus menegakkan perizinan untuk singgah di negara lain ," kata dia

Menurutnya, peristiwa itu sebagai tanda lemahnya Indonesia dalam menjaga pertahanan di wilayah perbatasan.

"Menjadi bukti bagi kita bahwa rawannya pertahanan udara di Indonesia," ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra ini. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini