Tak biasanya, lobi-lobi jenderal polisi kali ini diungkap ke publik

Kamis, 9 April 2015 07:45 Reporter : Juven Martua Sitompul
Tak biasanya, lobi-lobi jenderal polisi kali ini diungkap ke publik Budi Gunawan. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Polri mulai terang-terangan mengungkapkan tugas seorang jenderal dalam lobi-lobi dengan lembaga lain. Kalemdikpol Komjen Pol Budi Gunawan bertugas sebagai tim sukses pencalonan Badrodin Haiti sebagai Kapolri. Tugas dari Budi Gunawan yakni melobi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar memuluskan jalan Badrodin sebagai Kapolri.

Pakar Hukum Komunikasi Politik, Emrus Sihombing menilai, hal itu tidak perlu dilakukan. Sebab menurut dia, kepolisian adalah jabatan profesional yang membutuhkan suara orang banyak seperti pemilihan kepala negara.

"Saya berpandangan siapapun dia jadi tim sukses, kalau tim sukses itu dipakai di pemilu kalau polisi itu jabatan profesional. Jadi saya kira tidak perlu tim sukses kalau dalam konteks pemilihan kapolri," kata Emrus saat berbincang dengan merdeka.com, Jakarta, Rabu (8/4).

Emrus menambahkan, pemilihan Kapolri harus berjalan secara profesional. Sehingga, DPR dapat menentukan layak apa tidaknya calon pemimpin korps bhayangkara tersebut.

Terlebih adanya bahasa lobi-lobi, Emrus menganggap hal itu sangat tidak baik dalam jabatan setingkat Kapolri. "Biarkan saja mengalir biarkan DPR melakukan kerjanya secara profesional. Kalau jabatan profesional, tidak baik kalau ada bilang melobi-lobi," jelasnya.

Dia mengungkapkan, alasan kenapa calon Kapolri tidak perlu menggunakan jasa tim sukses. Emrus mengatakan, tidak semua anggota polisi bisa menjadi seorang Kapolri, hanya jenderal bintang tiga yang bisa menjadi tribarata I.

"Karena tidak mungkin bintang satu jadi Kapolri harus bintang tiga kan. Itu namanya jabatan profesional. Jadi untuk jabatan Kapolri tidak perlu tim sukses," tutup Emrus.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Anton Charliyan mengatakan, Komjen Pol Budi Gunawan menjadi tim sukses pencalonan Badrodin Haiti sebagai Kapolri. Menurutnya, peran Budi Gunawan sebagai ketua timses salah satunya melobi anggota Dewan Perwakilan Rakyat agar melempengkan jalan Badrodin sebagai Kapolri.

"Tim sukses itu lobi DPR, segala macam. Sekarang bisa mulus ya peran beliau. Apa mulus itu bisa dilakukan dengan diam saja," kata Anton di Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/4).

Anton berdalih lobi-lobi yang dilakukan atasannya saat di Lemdikpol itu yakni untuk menjelaskan pentingnya Kapolri menjelang beberapa perhelatan yang rencananya bakal di gelar di Indonesia. Salah satunya, Konferensi Asia Afrika yang sedianya digelar di Jakarta dan Bandung pertengahan April mendatang. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini