Tabrakan Setelah Jambret Telepon Genggam, Ronaldo dan Andreas Masuk Bui

Kamis, 21 Maret 2019 04:04 Reporter : Yan Muhardiansyah
Tabrakan Setelah Jambret Telepon Genggam, Ronaldo dan Andreas Masuk Bui Dua jambret masuk bui usai motornya kecelakaan. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Dua jambret, Ronaldo Pasaribu (21) dan Andreas Siagian (22), harus membayar aksi kejahatannya. Warga Jalan Karya VII, Medan Sunggal, ini langsung dijebloskan bui setelah sepeda motor yang mereka gunakan menabrak mobil. Ronaldo dan Andreas kini mendekam di tahanan Polsek Helvetia.

"Keduanya kita amankan dari Jalan Gaperta, Senin (18/3) malam," kata Kompol Trila Murni, Kapolsek Medan Helvetia.

Dia menjelaskan peristiwa itu berawal saat korban Aditia Cahyani (17) bersama temannya baru membeli telepon genggam merek Xiomi Redmi 5A hitam di Plaza Millenium. Sekitar pukul 22.20 Wib, mereka pulang mengendarai sepeda motor ke rumahnya di Jalan Gaperta Ujung Gang M Yakub Nasution.

Ketika melintas di depan SPBU, Jalan Gaperta Ujung, mereka dipepet dua pria mengendarai sepeda motor. Salah seorang di antaranya merampas dan menarik handphone yang baru dibeli Aditia.

"Korban spontan berteriak sambil mengejar pelaku," kata Trilila, Rabu (20/3).

Tepat di simpang Jalan Gaperta, sepeda motor pelaku menabrak mobil. Keduanya terjatuh ke aspal. Warga berhasil menangkap salah seorang pelaku. Sementara rekannya melarikan diri. Polisi kemudian memburunya. Dia diringkus tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kedua pelaku dan barang bukti kemudian diboyong ke komando untuk diproses lebih lanjut," ungkap Trilila.

Kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan. Mereka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Penjambretan
  2. Medan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini