Syafii Maarif: Naikkan gaji polisi lebih tinggi biar tak korupsi

Selasa, 10 Maret 2015 20:32 Reporter : Putri Artika R
Syafii Maarif: Naikkan gaji polisi lebih tinggi biar tak korupsi Ahmad Syafii Maarif. ©antara

Kita harus lakukan introspeksi, ya KPK, ya polisi, ya tentara, semua kami ini. Sebab bangsa ini sudah menurut saya sudah payah


- Ahmad Syafii Maarif

Merdeka.com - Ketua Tim 9, menyatakan solusi untuk aparat kepolisian agar tidak tergiur korupsi lewat kebijakan kenaikan gaji. Hal itu karena gaji polisi dinilai masih belum mampu mensejahterakan hidupnya.

"Saya rasa polisi juga anggarannya kurang. Kalau perlu dinaikkan gajinya lebih tinggi supaya enggak macam-macam lagi. Enggak ngutip sini, ngutip sana," kata Syafii saat konferensi pers di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (10/3).

Dia mengatakan KPK dan Polri masing-masing harus saling introspeksi diri termasuk juga TNI. Aparat hukum di negara ini harus diingatkan gar berada di jalur yang benar.

"Kita harus lakukan introspeksi, ya KPK, ya polisi, ya tentara, semua kami ini. Sebab bangsa ini sudah menurut saya sudah payah. Masing-masing polisi juga harus berani memperbaiki diri, KPK juga diawasi juga. Inikan tegang suasana. Kemarin sudah, setelah BG tidak dilantik sudah agak tenang suasananya," ujarnya.

Lanjut dia, ketegangan antara aparat penegak hukum ini bertambah parah dengan laporan penyidik Bareskrim Polri terhadap Komnas HAM atas dugaan kasus pelecehan institusi. Padahal, Komnas HAM ketika itu menindaklanjuti laporan penyalahgunaan kekuasaan ketika polisi menangkap Bambang Widjojanto.

"Kemudian timbul lagi ini, sudah tinggi, Komnas HAM juga mau disomasi dan segala macam. Ini saya rasa mungkin karena salah paham dan mungkin juga karena enggak terkendali. Saya rasa itu," pungkas dia. [efd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini