'Sweeping FPI haram, polisi jangan jadi kacung'

    Reporter : Ya'cob Billiocta | Senin, 8 Juli 2013 13:47
    'Sweeping FPI haram, polisi jangan jadi kacung'
    demo fpi di . ©2012 Merdeka.com/arie basuki

    Merdeka.com - Jelang Ramadan, Front Pembela Islam (FPI) mengancam akan menertibkan tempat hiburan malam jika tetap beroperasi. Terkait itu, anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari mengecam keras tindakan ormas tersebut.

    "Sweeping FPI haram. Polisi mendegradasi diri sendiri, karena tugasnya diambil alih," kata Eva di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (7/7).

    Eva menilai, tindakan FPI tak lepas dari kinerja Polri. Seharusnya sebagai pihak yang memiliki wewenang penuh dalam mengatur keamanan dan ketertiban di masyarakat, Polri dapat mengambil sikap tegas terhadap FPI.

    "Dia (Polri) menjadi kacung. Bahwa yang diberi hukum penertiban satu-satunya dan diberi hak kekerasan hanya polisi. Jadi aneh kalau dia diminta mengawal," terangnya.

    Sebelumnya, FPI bakal menggelar sweeping terhadap kelab malam yang nekad buka selama bulan suci. Seperti di Depok, Ketua FPI Depok Habib Idrus Algadri mendesak Pemerintah Kota Depok untuk menutup seluruh tempat maksiat tanpa terkecuali.

    [did]

    Rekomendasi Pilihan

    KUMPULAN BERITA
    # FPI# Hiburan Malam

    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE