Sutan Bhatoegana: Jangankan dihukum 11 tahun, ditembak mati siap!

Rabu, 19 Agustus 2015 11:54 Reporter : Juven Martua Sitompul
Sutan Bhatoegana: Jangankan dihukum  11 tahun, ditembak mati siap! Sidang Sutan Bhatoegana. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Bekas Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana menyatakan siap menghadapi putusan Majelis Hakim Tipikor. Dia mengaku rela ditembak mati jika dirinya terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

"Ditembak mati saya siap kok, jangankan dihukum 11 tahun. Biar nanti itu jadi jargon KPK, Sutan tersangka korupsi yang dihukum mati," tegas Sutan di gedung Tipikor, Jakarta, Rabu (19/8).

Sama seperti sidang sebelumnya, Sutan tetap menyangkal kalau dirinya telah melakukan tindak korupsi terkait penerimaan hadiah dalam pembahasan APBN-P Kementerian ESDM tahun 2013. Selain itu, dia menolak keras jika dirinya telah menerima uang USD200 ribu dari mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Bahkan, politikus Demokrat ini menuding KPK sudah merekayasa kasus yang menjeratnya. Hal itu disampaikan Sutan dengan dalil saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan dianggap dia tidak membuktikan kalau dirinya melakukan korupsi.

"Ini rekayasa semua, dikonstruksikan jika saya bersalah. Buktinya saksi-saksi yang dihadirkan justru meringankan saya. Sampai ada yang cabut BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," tandas dia.

Seperti diketahui, Sidang kali ini dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Namun, sampai saat ini sidang belum digelar. Pada sidang kali ini, Majelis Hakim yang diketuai oleh Artha Theresia Silalahi akan membacakan putusan terhadap politikus Demokrat tersebut.

Sebelumnya, JPU KPK pada sidang yang digelar tanggal 27 Juli 2015 menuntut Sutan hukuman 11 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan. JPU KPK meyakini Sutan melakukan tindak pidana korupsi terkait pembahasan APBN-P tahun 2013 pada Kementerian ESDM. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini