Survei: Pemilih Parpol Pro Jokowi Tolak Ibu Kota Pindah

Selasa, 3 September 2019 14:54 Reporter : Merdeka
Survei: Pemilih Parpol Pro Jokowi Tolak Ibu Kota Pindah direktur eksekutif median rico marbun. ©2019 Merdeka.com/yopi makdori

Merdeka.com - Pemilih parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf dinilai tak setuju dengan wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Hal itu tercermin dari hasil survei Media Survei Nasional (Median).

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, hanya konstituen PDIP yang sebagian besar mendukung wacana tersebut.

"PDIP sebanyak 45,3 persen menyetujui pemindahan ibu kota ke Kalimantan, sedangkan 39,7 persen tidak setuju dan 15 persen tidak tahu," kata Rico di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).

Sementara partai lain yang tergabung dalam koalisi kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, seperti Golkar, NasDem, PKB, dan PPP. Konstituen partai-partai tersebut mayoritas tidak mendukung wacana Jokowi.

"Kami sengaja memilih hanya partai koalisi yang lolos ke parlemen," jelasnya.

Oposisi Menolak

Hal yang sama juga ditunjukkan di kubu partai-partai yang dianggap oposisi, seperti Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN. Menurut temuan survei Median, konstituen dari keempat partai itu menolak keputusan Jokowi untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan. Proporsi penolakan terbanyak ditemui pada konstituen dari PAN, yakni mencapai 60,0 persen.

"Maka Jokowi harus bekerja lebih ekstra untuk meyakinkan partai koalisinya maupun partai oposisi terkait wacana pemindahan itu," kata Rico.

Survei tersebut dilakukan pada kurun 26-30 Agustus 2019. Dengan tingkat kesalahan (margin of error) mencapai 3,9 persen. Dengan menggunakan metode sempel acak berjenjang.

"Seribu responden dengan sempel dibagi secara proporsional dan menggunakan multistage random sampling," jelasnya. [rnd]

Baca juga:
Fadli Zon Prediksi Pemindahan Ibu Kota Bakal Bernasib Seperti Esemka
Median: 45,3 Persen Masyarakat Tidak Setuju Ibu Kota Dipindah
Fadli Zon Duga Pemindahan Ibu Kota Dalih Pemerintah usai Gagal Atasi Masalah Negara
Rencana Pemindahan Ibu Kota Butuh Revisi 5 Undang-Undang
Tak Hanya China, Semua Negara Boleh Investasi Bangun Ibu Kota Baru
Fadli Zon: Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur Hanya Wacana
Pemerintah Diminta Fokus Benahi Defisit BPJS Kesehatan Daripada Pindah Ibu Kota

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini