Surat penolakan RTB dinilai tak wakili semua masyarakat Bali

Jumat, 11 September 2015 15:37 Reporter : Reporter
Surat penolakan RTB dinilai tak wakili semua masyarakat Bali Maket Teluk Benoa. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Forum Rakyat Bali beberapa waktu lalu mengirimkan surat penolakan revitalisasi Teluk Benoa ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun Ketua Forum Bersama Kita Satu Bali Kadek Agus Ekanata menyatakan surat itu tidak mewakili masyarakat Bali. Karenanya wajar bila sampai hari ini surat tersebut tidak direspons.

"Tidak seutuhnya semua masyarakat Bali menolak Revitalisasi Teluk Benoa," kata Ekanata, Jumat (11/9).

Pihaknya, mengaku sudah lebih dulu mengirimkan surat ke Presiden Jokowi yang berisi dukungan terhadap rencana RTB. Surat itu, katanya, ditandatangani 40 entitas masyarakat Bali.

"Kami lebih dulu kirimkan surat ke Presiden Jokowi, Maret 2015 lalu. Surat itu berisi dukungan kami terhadap RTB, dan meminta Presiden untuk tetap mengawal Perpers 51/2014. Surat dari kami itu sudah dapat respons balik dari Presiden. Juli 2015 lalu, sejumlah perwakilan dari kami diminta ke Jakarta untuk ikut sidang Komisi Amdal," papar Ekanata.

"Mereka (yang menolak) gagal paham terkait RTB. Ada teman-teman mahasiswa yang menolak misalnya karena menilai akan dibangun sirkuit F1. Itu kami lihat gagal paham, dan penyesatan. Mereka mencoba simpati masyarakat dengan menggembar gemborkan isu yang kebenarannya masih diragukan. Tapi, sayangnya mereka tidak mau membaca dengan detail apa saja pembangunan yang akan dilakukan," ucapnya.

Karena itu, kata Ekanata, perdebatan mengenai RTB lebih baik diserahkan pada hasil kajian akademik dan empiris untuk menjawab apakah layak atau tidak.

"Serahkan ke hasil kajian yang lebih empiris dan akademik. Jangan hanya sekadar wacana tanpa kajian. Kami tidak ingin pro kontra jadi mobilitas politik dari tahun ke tahun. Masyarakat jangan dibuat gaduh dengan pro kontra tapi tanpa ada dasar kajiannya," tutupnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Tanjung Benoa
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini