Sumsel Kehabisan Vaksin Covid-19, Vaksinasi Terpaksa Dihentikan Sementara

Kamis, 22 Juli 2021 16:32 Reporter : Yan Muhardiansyah
Sumsel Kehabisan Vaksin Covid-19, Vaksinasi Terpaksa Dihentikan Sementara Kepala Dinas Kesehata Sumsel Lesty Nuraini. ©ANTARA/Aziz Munajar

Merdeka.com - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kehabisan stok vaksin Covid-19 selama sepekan terakhir. Akibatnya, sejumlah fasilitas kesehatan di daerah itu terpaksa menghentikan sementara kegiatan vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Lesty Nuraini mengatakan, Sumsel telah menerima 1,6 juta dosis vaksin Sinovac Biofarm dan AstraZeneca dari pemerintah pusat terhitung sejak Januari hingga Juli 2021. Semuanya telah disalurkan dan digunakan di fasilitas kesehatan yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

"Tidak ada lagi dosis yang disimpan, saat ini semua sudah disalurkan, stok sudah kosong," kata Lesty di Palembang, Kamis (22/7).

Saat ini Sumsel membutuhkan pendistribusian vaksin tambahan dari pemerintah pusat supaya 433 fasilitas kesehatan kabupaten/kota dapat melanjutkan vaksinasi. Saat ini baru 14 persen masyarakat tervaksinasi untuk dosis pertama dan 6 persen untuk dosis kedua.

Apabila kekosongan stok vaksin tersebut dibiarkan cukup lama, maka akan membuat target kekebalan komunal, dengan syarat minimal 70 persen masyarakat Sumsel disuntik vaksin, tidak akan tercapai tepat waktu.

"Targetnya awal tahun 2022 semua sudah divaksin atau minimal 70 persen dari jumlah total masyarakat Sumsel," ujar Lesty seperti dilansir Antara.

Menurutnya, untuk menjangkau semua sasaran vaksinasi yang terdiri dari tenaga kesehatan, pelayan publik, masyarakat lanjut usia, guru, dan pelajar idealnya mendapatkan 150.000 vial vaksin per bulan. Namun sampai saat ini Sumsel hanya mendapatkan 30.000 vial/dosis vaksin per bulan.

Kondisi kekurangan vaksin itu telah disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, yang juga Ketua Satgas Covid-19 daerah itu, kepada Kementerian Kesehatan.

Lesty mendapat kabar, pemerintah segera mendistribusikan tambahan vaksin sebanyak 67.900 dosis. Namun, belum ada kepastian kapan vaksin itu dikirim, termasuk jenisnya. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini