Sudirman Said ungkap alasan partai koalisi setuju Ida jadi Cawagub

Rabu, 10 Januari 2018 14:58 Reporter : Dian Ade Permana
Cawagub Jateng Sudirman Said. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Bergabungnya PKB dalam koalisi Gerindra, PKS dan PAN di Pilgub Jateng 2018, dimaknai oleh Sudirman Said sebagai tambahan energi. Dia yakin dengan banyaknya partai yang mengusung, bisa meneguhkan visi dan semangat merajut persatuan demi keadilan.

Sudirman mengatakan, PKB sebagai partai yang memiliki kursi paling besar di antara anggota koalisi lainnya mengajukan nama Ida Fauziyah sebagai Cawagub mendampingi Sudirman.

"Dan alhamdulilah semua partai setuju dan sepakat dengan calon yang diajukan PKB yakni ibu Ida Fauziyah," jelasnya di sekretariat Relawan Perubahan Jateng, Rabu (10/1).

Sebelum diputuskan nama Ida, lanjutnya, beredar nama-nama seperti Gus Yasin, Gus Wafi, Rustriningsih, Arianti Dewi dan Alvin Lie.

"Dan akhirnya, setelah melalui diskusi panjang diputuskan nama ibu Ida Fauziyah. Ini karena value-nya sama, visi dan idealisnya sama, dan akhirnya chemistry kita nyambung," kata Sudirman.

Selain itu, Ida Fauziyah juga memiliki sejarah serta kemampuan yang mumpuni. Yakni empat kali menjadi anggota DPR bahkan menjadi yang termuda, pernah menjabat ketua Fatayat, serta memiliki akar yang kuat karena keluarga berasal dari Jawa Tengah.

Selain itu, lanjutnya, dari sekitar 27 juta calon pemilih di Jawa Tengah, 13,2 juta di antaranya adalah perempuan.

"Dari aspek ini, ibu Ida bisa menjadi payung kaum perempuan, jadi inspirasi, sehingga bisa menjawab kebutuhan dari sesamanya," kata Sudirman.

Dikatakannya, setelah nama Ida Fauziyah diumumkan menjadi pendampingnya ternyata mendapat sambutan dari organisasi perempuan di Jawa Tengah. "Jadi pertemuan saya dengan bu Ida ini dibukakan oleh orang-orang baik dan kami siap bekerja sama untuk berlomba-lomba dalam kebaikan demi kemajuan Jawa Tengah," terangnya.

Sudirman pun mengungkapkan, untuk Pilgub 2018 sudah membangun jaringan relawan hingga tingkat desa. "Relawan harus membangun basis desa hingga sampai TPS. Kami merintis majelis desa sebagai sarana komunikasi semua jaringan. Saat ini sudah mulai bergerak secara bertahap di enam karisidenan," ucapnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini