Suara Golkar masih terpecah

Jumat, 30 Maret 2012 11:57 Reporter : Saugy Riyandi
Suara Golkar masih terpecah Partai Golkar. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Partai Golkar belum satu suara menolak rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto mengatakan bahwa, fraksinya di DPR belum secara resmi menolak rencana kebijakan pemerintah.

Fraksi Golkar akan melihat perkembangan yang terjadi dalam rapat paripurna. "Kami tidak dalam posisi menolak atau mendukung kenaikan BBM. Kami menyerahkan sepenuhnya masalah kenaikan harga BBM ke pemerintah karena itu domain pemerintah bukan DPR," jelas Setya di Gedung DPR, Jumat (30/3).

Pihaknya hanya menyetujui perubahan postur anggaran subsidi sebesar Rp 225 triliun. Sementara untuk keputusan penyesuaian harga, diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Mengenai terkait amandemen Pasal 7 UU APBN 2012 agar terbuka ruang bagi pemerintah menyesuaikan harga, fraksi Golkar memilih sikap wait and see sekaligus melihat perkembangan di paripurna.

Dia menegaskan, Fraksi Golkar belum menentukan sikap terkait usulan pemerintah tersebut. "Kami akan mengikuti perkembangan yang terjadi," imbuhnya. 

Suara Golkar di parlemen berbanding terbalik dengan yang disampaikan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham satu hari sebelumnya. Partai Golkar resmi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Golkar merasa saat ini pemerintah belum perlu menaikkan harga BBM. "Partai Golkar berpandangan saat ini harga BBM tidak perlu dinaikkan," ujar Sekjen Golkar Idrus Marham di Jakarta, Kamis (29/3) malam.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie pun sudah menyatakan hal yang sama. Ical menilai tidak perlu ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Partai Golkar katakan tak perlu ada kenaikan harga BBM," kata Aburizal Bakrie usai dialog dengan masyarakat di perkebunan kelapa sawit PTP VIII Desa Cikasungka, Cigudeg, Bogor.

  [oer]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Golkar
  2. Kenaikan BBM
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini