KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Suap Ditjen Hubla, KPK periksa kasubdit pengerukan dan reklamasi Kemenhub

Kamis, 14 September 2017 11:03 Reporter : Sania Mashabi
Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kasus suap terkait dengan pekerjaan dan pengerukan pelabuhan Tanjung Mas Semarang dengan memanggil Kasubdit Pengerukan dan Reklamasi Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Wisnoe Wihandani. Wisnoe akan diperiksa untuk tersangka pemberi suap dan Adiputra Kurniawan (APK).

"Yang tersebut (Wisnoe Wihandani) akan diperiksa untuk tersangka pemberi suap APK," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/9).

Selain Kasubdit Pengerukan dam Reklamasi Ditjen Perhubungan Laut, KPK juga akan memeriksa satu orang saksi lainnya untuk tersangka Adiputra. Seorang saksi itu adalah Staf Administrasi PT Adhi Guna Keruktama, Asep Alfan.

Diketahui, KPK telah resmi menetapkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono sebagai tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus suap terkait dengan pekerjaan pengerukan pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Tidak hanya Tonny, Komisaris PT Adhi Guna Keruktama, Adiputra Kurniawan.

Tonny Budiono sebagai pihak penerima diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 b Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak PidanaKorupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, Adiputra disangka KPK melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Suap
  2. KPK
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.