Stadion GBLA dipastikan bisa digunakan buat PON

Jumat, 1 Juli 2016 14:04 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Stadion GBLA dipastikan bisa digunakan buat PON perbaikan GBLA. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XIX/2016 memastikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bisa digunakan dalam ajang PON, September mendatang. Acara pembukaan dan penutupan semula bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, akan dialihkan.

"Sekarang fokus di GBLA. Malam kemarin diputuskan. Opening ceremony di GBLA sudah diputuskan untuk di Surat Keputusan (SK)-kan untuk mengabsahkan pengalihan penganggaran," kata Ketua PB PON XIX, Ahmad Heryawan, di Gedung Sate Kota Bandung, Jumat (1/7).

Keputusan tersebut resmi diteken Ahmad Heryawan yang merupakan Gubernur Jabar, di Gedung Negara Pakuan, Bandung, Kamis (30/6) malam, disaksikan Ketua Harian Iwa Karniwa dan jajaran ketua PON.

Dia mengatakan, alasan penggunaan GBLA melihat dari dua aspek. Yakni kesiapan dan saran dari berbagai pihak. Dari kesiapan, stadion bertaraf internasional tersebut terus dalam perbaikan, sehingga diharapkan pada akhir September nanti sudah maksimal.

"Pokok pertama kesiapan. Insya Allah secara persyaratan dan kesiapan bisa dikebut," ungkapnya. Selanjutnya harapan dari banyak pihak mulai dari KONI, Kontingen, menginginkan agar GBLA bisa digunakan hajat empat tahunan tersebut. "Harapan ini memperkuat (keputusan)," lanjut Ahmad.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) yang memberi masukan soal pengalihan juga menjadi pertimbangannya. Artinya, dana hibah sudah turun ke Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung akan segera dipindahkan ke GBLA.

Masukan dari LKPP, jika dana hibah masih bisa dialihkan karena bukan lagi APBD Jabar, melainkan sudah menjadi dana hibah di PB PON pada Kabupaten Bandung.

"Tidak ada masalah. Perubahan pos A ke pos B tinggal dirapatkan, dirubah dan tidak perlu mekanisme APBD. Kalau memang lebih baik di GBLA tinggal mendorong percepatan perbaikan GBLA," tutup Aher, panggilan akrabnya. [ary]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini