Spesimen Diduga Varian Baru Covid-19 Ternyata Omicron BA.2

Rabu, 13 April 2022 08:38 Reporter : Supriatin
Spesimen Diduga Varian Baru Covid-19 Ternyata Omicron BA.2 jubir vaksin siti nadia tarmizi. ©2021 Merdeka.com/liputan6

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan mengungkap hasil pengujian spesimen yang diduga terjangkit varian baru Covid-19. Spesimen tersebut berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi mengatakan spesimen tersebut ternyata terinfeksi Omicron BA.2.

"Iya (varian Omicron BA.2)," katanya kepada merdeka.com, Rabu (13/4).

Pengujian spesimen dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes), Kementerian Kesehatan. Metode pengujian menggunakan Whole Genome Sequencing (WGS).

Sekretaris Direktorat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan ini menegaskan belum ada varian baru Covid-19 di Indonesia. Saat ini, varian yang beredar di Tanah Air ialah Omicron BA.1, Omicron BA.1.1, Omicron BA.2, dan Delta.

"Sampai saat ini tidak ada (varian baru Covid-19). Ini masih varian yang sama BA.2," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Dinkes DKI Temukan Spesimen Mencurigakan

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengendus adanya spesimen yang dicurigai merupakan varian baru Covid-19. Kadinkes Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan temuan itu diselidiki di laboratorium.

"Ada beberapa spesimen atau sample yang kita 'curigai' dengan gejala tertentu itu kita telaah lebih lanjut kita kirim ke Litbangkes dan Laboratorium swasta," kata Widyastuti kepada wartawan, Kamis (7/4).

Nantinya, akan diketahui apakah spesimen tersebut merupakan varian baru atau tidak. Meski demikian, Widyastuti mengaku pihaknya tidak mengubah metode tracing, termasuk untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

"Untuk tracing sama, kita mengikuti regulasi di tingkat pusat yang sudah dikeluarkan SE dari Satgas tanggal 5 April," tuturnya.

Dalam aturan tersebut, diatur beberapa bandara dipilih sebagai pintu masuk pelaku perjalanan luar negeri. Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu di dalamnya.

Selain itu, dalam aturan tersebut diwajibkan PPLN saat masuk ke Indonesia bersuhu tubuh di atas 37 derajat. Serta, PPLN sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap tidak perlu dikarantina.

Baca juga:
WHO Selidiki Dua Varian Baru Saudara Omicron
Kemenkes Pastikan Covid-19 Varian XE, XD, dan XF Belum Ditemukan di Indonesia
Update Kasus Covid Hari Ini 12 April 2022
Walhi: Limbah Medis Sumbang 16% Jumlah Sampah Plastik di Sungai Jakarta
Kemenkes: Waspada Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Ada Peningkatan
Positivity Rate Covid-19 Indonesia Sudah di Bawah Standar WHO
PPKM Level 2: Mal Hingga Kafe Bisa Buka Sampai Pukul 22.00

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini