Spa gay di Harmoni tarik pengunjung lewat situs dan grup WA

Senin, 9 Oktober 2017 14:01 Reporter : Ronald
Spa gay di Harmoni tarik pengunjung lewat situs dan grup WA Gay diciduk di tempat spa kawasan Harmoni. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi masih terus mengusut kasus prostitusi sesama jenis berkedok layanan jasa spa di wilayah Harmoni, Jakarta Pusat. Fakta baru, pelaku menarik pengunjung melalui situs dan grup whatsapp.

Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Prabowo Yuwono. "(Situs) untuk mengundang dan promosi. Grup WA juga," ujar Argo kepada wartawan, Senin (9/10).

Meski demikian, penyidik akan terus mendalami temuan tersebut. "Sedang kita cek seperti apa, apa gunakan situs itu atau seperti apa. Yang terpenting bahwa sosialisasi ada di situ. Akan kita dalami," jelasnya.

Argo menambahkan tiap pengunjung perempuan yang datang tidak akan dilayani. Mereka hanya melayani pengunjung laki-laki. Begitu masuk, pengunjung akan dipersilakan duduk di tempat yang sudah disediakan.

"Duduk buat lihat-lihat, begitu ada yang ditaksir langsung ke kamar yang ada. Enggak disediakan terapis. Ya kalau naksir ya naksir di situ (lokasi)," bebernya.

"Pengunjung perempuan tidak dilayani," tambah Argo.

Aktifitas di spa esek-esek itu pun akan meningkat saat di akhir pekan. "Tapi tidak tentu juga pengunjungnya. Tergantung hari. Hari kerja dengan hari libur beda. Jadi ada perbedaan. Ramenya hari libur," tuturnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek spa T1 Sauna Ruko Plaza Harmoni Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Lokasi itu diduga dijadikan tempat prostitusi lelaki pecinta sesama jenis atau gay.

"Mengungkap adanya prostitusi sesama jenis laki-laki LGBT. Jadi ini dilakukan di suatu tempat ada di daerah Ruko Plaza Harmoni ada tulisan spa," ujar Argo, Sabtu (7/10).

Sedikitnya 51 orang diamankan saat sedang menggelar pesta gay. Tujuh di antaranya merupakan warga negara asing. Mereka kebanyakan berusia 20 tahun dari berbagai latar belakang. "Ada 7 WNA, 4 WNA China, 1 Singapura, 1 Thailand, 1 Malaysia." [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini