Sosok Almarhumah Ibu di Balik Kesuksesan Apriyani Rahayu

Senin, 2 Agustus 2021 17:18 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Sosok Almarhumah Ibu di Balik Kesuksesan Apriyani Rahayu Apriyani Rahayu dan Greysia Polii Sukses Memperebutkan Emas di Olimpiade Tokyo 2020. ©2021 AFP/Alexander Nemenov

Merdeka.com - Kontingen Indonesia akhirnya meraih emas pertama pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020 melalui cabang olahraga bulu tangkis. Medali emas diperoleh pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang mengalahkan pasangan asal China, Chen Qingchen/Jia Yifan.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tradisi emas Indonesia di ajang Olimpiade. Pasangan Greysia/Apriyani sukses menang dua set langsung dengan skor 21-19, 21-15.

Medali Emas diraih Greysia Polii/Apriyani Rahayu tak hanya mengharumkan nama Indonesia dalam ajang olahraga internasional empat tahun sekali itu, namun juga pihak keluarga.

Amiruddin P, ayah Apriyani Rahayu mengatakan anaknya yang berpasangan dengan Greysia Polii mewarisi bakat almarhumah ibunya yang telah meninggal pada 2015 lalu.

"Karena Mama dia (almarhumah Ibu Apriyani) pemain bulu tangkis, tenis meja dengan voli yang dia gemari. Jadi itu bakat dari almarhumah Mamanya," kata Amiruddin P saat dihubungi melalui selulernya di Kendari, Senin (2/8).

ayah apriyani rahayu
Antara

Amiruddin bercerita, sejak kecil anaknya dididik dan ditanam jiwa berani dan terus bersemangat oleh almarhumah Ibunya, Siti Jauhar. Bahkan ia menyebut, jiwa yang tangguh dan keras yang ada pada anaknya merupakan keberhasilan didikan oleh mendiang istrinya.

"Kalau sosok dari Apriyani itu keras, keras dia, maunya harus menang. Dari kecil memang dididik. Pertama yang mendidik bukan saya, Mamanya, almarhumah," ujar dia.

Apriyani merupakan anak bungsu dari empat orang bersaudara dan merupakan satu-satunya anak perempuan.

Amiruddin menuturkan, anaknya mulai senang bermain bulu tangkis sejak kecil sebelum masuk ke sekolah dasar. Bahkan saat itu ketika tak ada raket, Amiruddin kemudian merakit raket bekas dengan senar tali pancing demi mendukung bakat anaknya.

Tak sampai di situ, ia juga membuatkan lapangan khusus buat anaknya untuk bermain bulu tangkis bersama teman seusianya. Tak jarang dukungan itu membuahkan hasil bagi anaknya.

Ia mengaku bangga anaknya bisa kembali menorehkan nama baik Bangsa di kancah internasional karena telah berhasil menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Meski demikian, ia berharap anaknya tidak cepat merasa puas dengan prestasi yang diraih saat ini karena masih banyak prestasi ke depannya yang harus di raih, serta serta memiliki sifat yang baik dan ramah kepada semua orang.

"Tidak ada lain, pokoknya kami mendukung terus. Tapi jangan merasa puas, kalau sudah merasa puas berarti tidak mau lagi berusaha karena sudah puas. Dan kedua jangan sombong. Dua saja itu kuncinya, jangan cepat merasa puas dan jangan sombong," kata Amiruddin. Dikutip Antara. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini