Sopir Taksi Online yang Diduga Akan Menculik Berdalih Salah Tekan Tujuan

Selasa, 11 Februari 2020 13:22 Reporter : Merdeka
Sopir Taksi Online yang Diduga Akan Menculik Berdalih Salah Tekan Tujuan borgol. shutterstock

Merdeka.com - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi online yang diduga hendak menculik penumpangnya berinisial T. Curhatan T viral di media sosial. Pelaku saat ini berada di Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan klarifikasi terhadap pelaku masih berlangsung. Keterangan awal, peristiwa ini terjadi karena adanya kesalahpahaman antara penumpang dan sopir.

"Keterangan awal dari si sopir emang ada salah menekan langsung ke BSD sehingga yang tadinya tujuan ke Gunawarman langsung ke sana (BSD)," kata Yusri, Selasa (11/2).

Yusri menerangkan, penumpang saat itu memang menitikkan pada dua tempat yaitu di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan dan ICE BSD.

"Apakah boleh seperti itu," ujar dia.

Yusri menerangkan, korban membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya kemarin sore.
Penyidik Dirkrimum Polda Metro Jaya menelaah laporan itu. Nanti akan digelar untuk menentukan unsur pidana.

"Apakah memenuhi unsur atau tidak pidananya di situ. Ini masih dipelajari unsur pidana apa yang dipersangkakan. Kita gunakan asas praduga tak bersalah dulu," ujar dia.

"Sekarang ini masih sama-sama mengeluarkan pendapat ini masih didalami penyidik," dia menandaskan.

1 dari 1 halaman

Kronologi Korban

Sebelumnya Cerita seorang wanita viral di media sosial. Dia bercerita saat sopir taksi online dari aplikasi Grab Indonesia diduga akan menculik dia selaku penumpang. Kabar ini dibagikan T selaku korban yang nyaris diculik. Dia membagikan pengalaman nahasnya itu langsung lewat akun Instagram pribadinya.

Korban adalah seorang karyawati yang hendak pergi ke salah satu tempat di Jakarta. Kendati saat perjalanan, menurut T pengemudi mengeluarkan gerak gerik aneh dengan kerap menghubungi seseorang lewat sambungan radio komunikasi atau HT menggunakan kode-kode yang mencurigakan.

Kecurigaan T makin kuat, saat arah mobil semakin melenceng dari titik tujuan seperti dipesan via aplikasi. T yang curiga langsung menghubungi orang terdekat untuk meminta bantuan.

Pengemudi yang mengetahui niat jahatnya terendus memacu mobilnya semakin kencang dan sempat melakukan rem mendadak agar T tidak fokus meminta pertolongan.

Menurut keterangan T di Instagramnya, dirinya sempat memencet tombol darurat yang disediakan aplikasi Grab. Dia pun memberitahu hal itu kepada pengemudi, sehingga T langsung diturunkan di tengah jalan karena takut jejaknya terekam aplikasi tersebut.

Grab Indonesia melalui keterangan resminya mengatakan kejadian yang dialami T sudah diproses. Pihaknya langsung memburu pengemudi tersebut dan menonaktifkan akunnya.

"Terkait insiden ini sudah ditangani langsung oleh satgas Grab saat tombol darurat itu diaktifkan, sesuai dengan komitmen kami untuk memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan oleh penumpang," kata Tirza Reinata Munusamy, Deputy Director of Public Affairs, Grab Indonesia, Senin (10/2/2020).

Grab Indonesia sangat berterima kasih atas perhatian seluruh pihak terkait insiden ini dan bersyukur tidak menimbulkan kecemasan lebih lanjut. Hal ini didukung dengan hadirnya emergency button/tombol darurat di platform Grab yang terbukti efektif dalam memberikan keamanan maksimal untuk para pelanggannya.

"Keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama Grab," jelas Tirza.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [eko]

Baca juga:
Sopir Taksi Online Pelaku Dugaan Penculikan Ditangkap
Ini Penyebab Nelayan WNI Masih Sering Jadi Korban Penculikan Abu Sayyaf
Diculik Sopir Angkot, Siswi SMA Rejang Lebong Ditemukan Tinggal Tengkorak
Abu Sayyaf Kembali Culik Lima Nelayan Indonesia di Perairan Sabah
Informasi Penculikan Anak di Kupang yang Viral Ternyata Hoaks

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Taksi Online
  3. Grab
  4. Penculikan
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini