Sopir Taksi Online Berlumuran Darah Usai Berduel dengan Penumpang

Sabtu, 23 Oktober 2021 14:43 Reporter : Ronald
Sopir Taksi Online Berlumuran Darah Usai Berduel dengan Penumpang Sopir Taksi Online Berlumuran Darah Usai Berduel dengan Penumpang. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sopir taksi online bernama Khairuddin Harahap teriak meminta tolong kepada warga Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang pada pukul 23.00, Jumat (22/10) di jalan Desa Sindang Sono - Sindang Jaya tepatnya di depan sekolah SMP PGRI Sindang Jaya, usai berduel dengan pelaku perampokan. Korban berlumuran darah keluar di dalam mobilnya dengan Nopol B 1460 VKM.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis Iptu Ucu Nuryadi menjelaskan, korban saat itu mengaku kalau dirinya berprofesi sebagai taksi online hendak di rampok oleh penumpangnya. Korban dilukai di dalam mobil hingga berlumuran darah.

"Korban menerangkan pelaku memesan Grab dari Jembatan 5 Jakarta Barat untuk diantar ke Indomaret Sindang Jaya namun sesampai nya di Indomaret pelaku menyuruh korban untuk terus saja karena rumah pelaku masih jauh," katanya dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (23/10).

Setiba di Kampung Cayur Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang, pelaku menyuruh korban belok ke tempat sepi. Namun korban tidak mau.

"Akhirnya pelaku mengambil pisau carter yang tersimpan di dalam tas yang dibawanya langsung menusuk korban ke bagian leher, pelipis sebelah kiri, dan tangan kanan yang menyebabkan luka robek," katanya.

Dalam peristiwa itu, katanya, korban melakukan perlawanan sehingga pelaku terluka di bagian tangan kanan dan dipukul di bagian dada sehingga menyebabkan pelaku terkapar di dalam mobil.

"Mendapatkan informasi itu petugas langsung mendatangi TKP dan melihat posisi korban sudah di luar mobil di pinggir jalan dan posisi pelaku tergeletak di dalam mobil selanjutnya membawa korban dan pelaku ke RSUD Balaraja untuk di tangani secara medis," pungkasnya.

Pelaku diketahui bernama Moh Rohmadi yang masih berstatus sebagai pelajar dan kelahiran 17 Juni 2000. Atas perbuatannya pelaku diancam Pasal 365 KUHP dan penganiayaan Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat 2 KUHP, atas dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. [rhm]

Baca juga:
Kasus Pedagang Dianiaya Malah Jadi Tersangka Kini Dihentikan, Begini Nasib Korban
Tegur Penumpang Tak Taat Prokes, Petugas KRL Dipukul dan Diludahi
Preman Bakar Pedagang Sosis di Pantai Tanjung Pasir Gara-Gara Tak Diberi Uang
Cicilan Macet Berujung Pemukulan, Ormas dan Penagih Utang Bentrok di Tangerang
Bocah di Cirebon Diduga Dianiaya, Dilempar Kotoran dan Wajah Ditempel Knalpot

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Taksi Online
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini