Sopir Tak Punya SIM, Polisi Periksa Perusahaan Bus Maut di Tol Sumo

Selasa, 17 Mei 2022 14:55 Reporter : Erwin Yohanes
Sopir Tak Punya SIM, Polisi Periksa Perusahaan Bus Maut di Tol Sumo Kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi masih mendalami kelaikan Bus Ardiansyah yang mengalami kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) sehingga menewaskan 15 orang dan melukai belasan lainnya. Mereka juga akan memeriksa pihak perusahaan karena ditemukan fakta sopir tidak memiliki memiliki surat izin mengemudi (SIM).

"Kalau kemarin, dari informasi awal, data ini, kendaraan ini tahun 2007.Tapi menurut saya, nanti hasil ini, kita akan lihat lebih lanjut layak tidaknya," katanya Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman, Selasa (17/5).

Untuk mengecek kelaikan bus, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. "Kami masih koordinasi dengan Dinas Perhubungan dengan ATPM, KIR-nya kapan, masih layak atau tidak, nanti kami uji secara teknis secara mendalam menggunakan alat ATPM dari Dishub yang berkompeten melakukan pengujian layak dan tidaknya kendaraan," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Pertanggungjawaban Perusahaan Bus

Selain persoalan kelaikan kendaraan, pihaknya juga mendalami pertanggungjawaban perusahaan yang merekomendasikan sopir tanpa SIM itu. Sebab, pada saat kecelakaan terjadi, pengemudi kendaraan ternyata bukanlah sopir utama.

"Sopir ini ternyata, yang nyetir ini, tidak memiliki SIM. Makannya kita akan cari tahu statusnya, apakah dia ini sopir cadangan atau hanya kernet. Perusahaan akan kita tanyai, sejauh mana mereka merekomendasikan dan melepas kendaraan ini kepada sopir ini," ungkapnya.

Sebelumnya, kecelakaan bus terjadi di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto, Senin (16/5) pagi. Akibatnya, 15 orang dinyatakan meninggal dunia dan belasan orang lainnya menderita luka berat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.15 Wib. Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah bus Ardiansyah dengan nopol S 7322 UW. Pengemudi bus diketahui bernama Ade Firmansyah.

Kronologi kejadian berawal saat bus Ardiansyah bernopol S 7322 UW itu membawa penumpang kurang lebih 31 orang. Bus diketahui berangkat dari Yogyakarta menuju Surabaya.

Bus dilaporkan melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat. Saat tiba di km 712+200 /A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling.

[yan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini