Sopir Mercy maut keluar dari RSKO 4 bulan lalu

Selasa, 31 Juli 2012 15:07 Reporter : Henny Rachma Sari
Sopir Mercy maut keluar dari RSKO 4 bulan lalu Bangkai Mercy di Ditlantas Polri . ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Darsan Sutrisna (31), pengemudi Mercy maut yang menabrak tiga orang di pinggir Bundaran HI, Senin (23/7) pekan lalu rupanya baru keluar dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Yapita.

"Sejauh ini pemeriksaan sudah hampir rampung, tapi dari hasil tes dia positif narkoba. Dari keterangan dia juga mengaku baru keluar dari rumah sakit ketergantungan obat Yapita, sekitar empat bulan lalu," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Dwi Sigit Nurmantyas, Selasa (31/7).

Pemeriksaan terhadap Darsan, sudah selesai dilakukan penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya. Dari pemeriksaan itu, polisi hanya menyangkakan pasal 311 dan pasal 281 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009.

"Darsan tidak dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan seperti Afriyani karena kasus Afriyani sudah diingatkan teman-temannya untuk tidak menyetir, tapi dia nekat sementara kasus ini tidak demikian. Selain itu, jumlah korbannya juga lebih sedikit dari Afriyani," ujar Sigit.

Setelah diperiksa penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya, kasus Darsan akan dilimpahkan ke tahanan Narkoba Polda Metro Jaya hari ini. "Darsan akan dibawa ke Narkoba untuk dititipkan di sana dan diperiksa sama penyidik narkoba," jelas Sigit.

Kecelakaan Mercy maut terjadi pada Senin (23/7) dini hari pukul 03.00 di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Sebuah mobil sedan Mercy B 1201 BAD melaju sangat kencang dan menabrak tiga orang pengamen yang sedang duduk meminum kopi di pinggir trotoar Bundaran HI.

Saat itu mobil melaju cepat dari arah selatan ke arah utara. Tiba-tiba mobil itu menabrak trotoar di Bundaran HI dan kemudian naik. Mobil pun langsung menghantam 2 orang pengamen dan seorang pembeli kopi yang sedang duduk dan meminum kopi.

Atas peristiwa ini, Darsan Sutrisna selaku sopir mobil itu langsung ditetapkan sebagai tersangka. Saat dites urine dan darahnya, ternyata Darsan Positif (+), mengandung MDMA golongan 1, dan metamfetamina golongan 1. MDMA, adalah zat kandungan yang terdapat pada ekstasi. Sementara metamfetamina adalah zat yang terdapat pada sabu. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Mercy Maut
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini