KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Solo terapkan e-retribusi pedagang pasar tradisional Juni nanti

Jumat, 19 Mei 2017 22:32 Reporter : Arie Sunaryo
Ilustrasi pasar. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pemerintah Kota Solo akan menerapkan sistem pembayaran retribusi secara elektronik (e-retribusi) kepada pedagang pasar tradisional mulai 1 Juni mendatang. Dengan sistem tersebut, pembayaran retribusi diharapkan lebih efisien, transparan, dan bisa mencegah penyimpangan sekaligus mencegah kebocoran.

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, mengatakan ada sembilan lokasi pasar akan diterapkan e-retribusi, yaitu Pasar Singosaren, Pasar Depok, Pasar Gede Hardjonagoro, Pasar Tanggul, Pasar Gading, Pasar Sibela, Pasar Nongko, Pasar Klewer, dan Pasar Ngudi Rejeki Gilingan. "Kita berharap kebocoran pendapatan tidak akan terjadi," ujar Rudy, panggilan akrab wali kota, Jumat (19/5).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagiyo, mengakui pemberlakuan e-retribusi molor dari jadwal semula, yaitu Maret. Pihaknya harus melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada para pedagang terlebih dahulu.

"Secara teknis, pembayaran retribusi dilakukan dengan menggesek kartu e-money. Petugas akan menarik retribusi menggunakan mesin elektronik data capture (EDC) atau gesek debet. Pembayaran secara otomatis akan masuk ke rekening Pemkot Solo," jelas Subagiyo.

Menurut dia, jika menggunakan sistem manual, 4 petugas menemui pedagang satu per satu untuk menarik retribusi. Namun sekarang cukup satu petugas. Dinas Pasar juga tidak perlu mencetak karcis.

"Saat ini sistem e-retribusi sudah terbangun di 9 lokasi. Pedagang secara mandiri membayar retribusi dengan cara menempelkan kartu e-money ke reader yang ditempel di sejumlah pintu masuk pasar," jelasnya.

Subagiyo mengatakan sejauh ini pihaknya sudah menyelesaikan pendataan pedagang. Bank Tabungan Negara (BTN) selaku pihak penyedia layanan saat ini sedang menyiapkan peralatan teknis terkait e-retribusi

"Kami sudah melakukan sosialisasi kepada semua pedagang. Mereka sepakat untuk menggunakan sistem pembayaran e-retribusi,"'katanya.

Subagiyo menambahkan, sistem e-retribusi sangat mendukung program Pemkot Solo yang sedang mengkampanyekan Solo sebagai smart city. Saat ini sekitar 4 ribu pedagang dari 9 pasar sudah siap dengan e-retribusi. [ang]

Topik berita Terkait:
  1. Pasar
  2. Solo
  3. Surakarta

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.