Solo Masuk Daerah Rawan saat Natal, Ribuan Personel TNI-Polri akan Disiagakan

Jumat, 20 Desember 2019 16:46 Reporter : Arie Sunaryo
Solo Masuk Daerah Rawan saat Natal, Ribuan Personel TNI-Polri akan Disiagakan Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyatakan, Kota Solo menjadi salah satu daerah rawan di Jawa Tengah saat perayaan Natal 2019. Pengamanan tempat ibadah umat Nasrani menjadi prioritas utama.

Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan, ada seribu lebih pasukan yang akan diterjunkan selama perayaan Natal hingga tahun baru 2020. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari anggota Polresta Surakarta, Brimob Polda Jawa Tengah serta TNI.

"Anggota kita ada 750 personel, ditambah 100 anggota TNI, 100 anggota Brimob. Masih ditambah bantuan personal dari Banser, MTA dan Pramuka," ujar Andy Rifai, disela kegiatan sterilisasi di Gereja Santo Antonius Purbayan, Solo, Jumat (20/12).

Andy menyebut, di wilayah hukum Kota Solo ada 171 gereja yang akan mendapatkan pengamanan khusus. Pengamanan lebih khusus akan difokuskan pada 22 gereja, termasuk Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton yang pernah menjadi sasaran bom bunuh diri pada 2011 silam.

1 dari 1 halaman

Andy menerangkan, pengamanan disesuaikan dengan jumlah jemaah serta luasan bangunan. Setiap gereja akan dijaga oleh 30-50 personel dari TNI-Polri.

"Pada saat pelaksanaan misa Natal 24-25 Desember kita akan menerapkan satu akses pintu masuk. Penjagaan kita lakukan tiga lapis," katanya.

Untuk memudahkan koordinasi, pihaknya akan membangun sub pos pengamanan di beberapa titik. Di posko tersebut akan ditempatkan anggota Polri, TNI serta ormas yang membantu kegiatan.

Sementara itu dalam sterilisasi gereja Purbayan, petugas mengecek setiap sudut ruangan. Tak hanya itu, perangkat CCTV juga menjadi perhatian. Pencekan dilakukan dengan metal detector. [ray]

Baca juga:
Lonjakan Penumpang Kereta Api Jelang Natal dan Tahun Baru
Pasokan Listrik Natal Hingga Tahun Baru di Banten Dipastikan Aman
Tak Tambah Personel, TNI Jamin Natal dan Tahun Baru di Papua Aman
Mendag Agus Akui Ada Kenaikan Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru 2020

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini