Solo Jadi Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah ke-48 Tahun 2020

Selasa, 30 Juli 2019 11:33 Reporter : Arie Sunaryo
Solo Jadi Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah ke-48 Tahun 2020 Konferensi pers Muktamar Muhammadiyah di Solo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kota Solo menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah ke-48 tanggal 1-5 Juli 2020. Jutaan warga Muhammadiyah diperkirakan akan menghadiri kegiatan yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jalan Ahmad Yani, Kartasura.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dahlan Rais mengatakan, penunjukan Kota Solo sebagai tuan rumah sesuai dengan turunnya Surat Keputusan PP Muhammadiyah Nomor 218/Kep/1.0/B/2017. Tema yang diusung dalam Muktamar kali ini adalah "Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta'.

"Maksud tema ini adalah Muhammadiyah ingin memperluas misi kerahmatan sebagai gerakan Islam berkemajuan. Muhammadiyah berusaha senantiasa hadir untuk memandu arah perjalanan bangsa dan menyelesaikan berbagai masalah keumatan dan kebangsaan. Sejalan dengan keputusan Muktamar sebelumnya, Muhammadiyah berusaha memperluas kiprahnya di kancah dunia melalui kegiatan pendidikan dan kemanusiaan," ujar Dahlan saat konferensi pers di UMS, Selasa (30/7).

Dahlan menerangkan, dua hari sebelumnya akan dilakukan sidang tanwir yang diikuti 224 Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia.

Untuk menunjang kegiatan tersebut, panitia juga membangun gedung baru sebagai tempat sidang pleno bernama Edutorium. Gedung megah yang terletak di edupark tersebut mampu menampung 8.500 orang.

Lebih lanjut Dahlan menyampaikan, panitia akan menggelar soft launching logo Muktamar Muhammadiyah ke-48 pada Rabu besok di halaman gedung Siti Walidah, UMS. Acara tersebut akan dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum PP Aisyiyah, Siti Noordjanah, Djohantini, jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Aisyiyah, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin dan warga Muhammadiyah serta Aisyiyah se Solo Raya.

"Soft launching logo akan dilakukan besok Rabu. Ini sekaligus sebagai warming up, sebelum pelaksanaan muktamar tahun depan," katanya lagi.

Rektor UMS, Sofyan Anif menambahkan sebagai panitia penerima, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Di antaranya adalah membangun gedung pertemuan yang menempati tanah 5,6 hektare. Gedung modern yang mirip Allianz Arena di Munich, Jerman tersebut menelan anggaran Rp 266 miliar.

"Persiapan awal sudah kita lakukan. Gedung Edutorium progres pembangunannya mencapai 30 persen. Kontraktor sudah berjanji nanti bulan Desember selesai," katanya.

Persiapan lainnya yang juga dilakukan adalah terkait pengamanan. Selain Kepolisian, pihaknya juga melibatkan anggota Hizbul Wathon, Tapak Suci dan Kokam. Area parkir disiapkan di titik-titik strategis di sekitar lokasi.

"Kita sudah undang hotel-hotel untuk berkoordinasi. Kita siapkan sekitar 10 ribu kamar untuk Muktamar besok. Seluruh hotel sudah kita booking," pungkas dia.

Kota Solo menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah untuk yang kedua kalinya. Tahun 1985 dan tahun 2020. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Muhammadiyah
  3. Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini