Soal Pemindahan Kedubes ke Ibu Kota Baru, Malaysia Tunggu Kesiapan Infrastruktur

Selasa, 19 November 2019 13:52 Reporter : Saud Rosadi
Soal Pemindahan Kedubes ke Ibu Kota Baru, Malaysia Tunggu Kesiapan Infrastruktur Jalan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Provinsi Kalimantan Timur diputuskan pemerintah menjadi ibu kota negara baru. Pemerintah Malaysia memastikan akan memindahkan kantor kedutaan besarnya di Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Lazimnya kalau ibu kota negara berubah, kita akan ikut bersama. Contohnya, di Jerman. Dulu sebelum Berlin dibebaskan, Kedubes kita di Kota Bonn. Setelah ada Berlin, kita pindah," kata Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Zainal Abidin Bakar kepada merdeka.com ditemui di Samarinda, Selasa (19/11).

Zainal menerangkan, ketentuan itu akan berlaku apabila ke depan pemerintah Indonesia sudah berkantor di ibu kota baru. "Tentunya, Malaysia juga akan pindah ke ibu kota yang baru," ujarnya.

Kendati demikian, pemerintah Malaysia sejauh ini belum menentukan lokasi kantor Kedubes yang baru. Apakah berada di 2 kota penyangga ibu kota negara baru, di Samarinda atau Balikpapan.

"Belum ditentukan. Kita sedang melihat bagaimana pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah Indonesia," sebut Zainal.

"Pemerintah memerlukan waktu untuk mewujudkan infrastrukturnya. Seperti jalan, rumah, bangunan. Biasanya, kita akan wujudkan diplomatik enclave (pengalihan fungsi lahan)," tambah Zainal.

Sebab lanjut Zainal, untuk lahan tertentu pemerintah setempat menyediakan untuk kantor kedutaan negara sahabat.

"Di situ kita akan lihat, untuk memindahkan kedutaan setelah pemerintah berkantor di ibu kota baru. Itu tentu (Kedutaan Malaysia pasti pindah)," ungkap Zainal.

Zainal juga menambahkan, kantor Kedubes Malaysia di Jakarta memiliki banyak staf dan diplomat. "Kita paling banyak. Kedutaan terbesar di dunia di Jakarta, adalah Malaysia. Ada sekitar 50 orang di kedutaan," demikian Zainal.

Kehadiran Zainal di Samarinda, kunjungan pertama kali dia ke Kalimantan. Dia memimpin delegasi Malaysia, untuk mempromosikan wisata Malaysia, jelang Visit Malaysia Year atau Tahun Kunjungan Malaysia 2020. Di Kalimantan Timur, promosi itu sampai 23 November 2019. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini