Soal Kabar Mensesneg di Reshuffle, Stafsus Pastikan Pratikno Tak Langkahi Wewenang

Senin, 6 September 2021 14:35 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Soal Kabar Mensesneg di Reshuffle, Stafsus Pastikan Pratikno Tak Langkahi Wewenang Mensesneg Pratikno di UMM. ©2019 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Ketua umum relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer, menyebut Mensesneg Pratikno menjadi salah satu menteri yang akan terkena reshuffle lantaran tidak loyal kepada Jokowi.

Menurut Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini, Pratikno tidak pernah melangkahi wewenang sebagai menteri. Bahkan katanya, Pratikno selalu mengerjakan tugas yang diberikan Jokowi.

"Pak Menteri Pratikno sendiri tentunya sebagai pejabat negara sudah ada tugas-tugasnya, baik itu yang diatur dalam UU, maupun yang diamanahkan oleh Presiden. Beliau adalah orang yang benar-benar paham itu. Jadi, tidak pernah melangkahi wewenangnya," kata Faldo kepada merdeka.com, Senin(6/9).

Faldo menghargai apa yang disampaikan Immanuel. Sebab hal tersebut juga bentuk dari masukan.

"Bang Noel adalah relawan garis keras Pak Jokowi dari dulu, kami hormati. Segala pernyataan beliau tentunya menjadi masukan yang baik. Tiap ada pertanyaan soal isu-isu reshuffle, beliau bicara hal yang sama. Membuktikan kalau beliau konsisten," bebernya.

Faldo memastikan, saat ini pemerintahan Jokowi sangat solid dan fokus menangani pandemi.

"Kami harap kita hari ini fokus dengan pekerjaan di depan mata. Tim pemerintah solid, performanya baik, capaiannya baik. Angka covid kita sudah menurun semua, kebijakan yang dipilih menghasilkan manfaat. Mau digoyang-goyang kayak apapun, fokus itu yang ada di depan mata," tegas Faldo.

Sebelumnya Ketua Umum relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer meyakini Presiden Jokowi bakal segera melakukan perombakan kabinet atau reshuffle. Dia pun menyinggung menteri Jokowi sebagai ‘brutus’. Tidak loyal kepada presiden.

"Kalau kabinet yang tidak loyal kita sudah tahu dari awal, kan mereka pada ‘brutus'. Mereka memang oriented-nya pertama nyari duit, ngegarong di pemerintahan Jokowi, Jokowi sudah tahu itu," katanya kepada merdeka.com pekan lalu.

Menurut dia, Jokowi akan melakukan reshuffle pada Oktober atau September ini. Salah satunya untuk mengakomodir dukungan PAN di dalam kabinet.

"Kalau enggak September ini atau Oktober ini kan ada reshuffle besar-besaran," katanya.

Ada dua menteri yang disebutkan Noel yang pasti terkena reshuffle. Sebab, menurutnya dua menteri ini kerap sekali melakukan tindakan yang salah dan merugikan pemerintahan Jokowi. Satu di antaranya Mensesneg, Pratikno dan Menteri Perdagangan, M Luthfi.

"Salah satu yang di reshuffle yang ketara bangetlah itu pasti Pratikno itu, mulai enggak dilibatkan dalam proses politik sekarang ini. Karena sudah berkali-kali blunder. Pratikno yang pertama kali direshuffle, entah kedua Lutfhi (Menteri Perdagangan), lah ketiga siapa yang jelas ini yang besar-besaran nih reshuffle-nya,” jelasnya.

Jokowi, menurut Noel, harus berani dalam bersikap dan bertindak. Sebab jika ini akan merusak kinerja pemerintahan Jokowi yang terakhir. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini