Siswi Curi Uang Sesajen di Bali Segera Bebas, Kapolsek Lunasi SPP hingga Tamat

Kamis, 23 Juni 2022 13:51 Reporter : Moh. Kadafi
Siswi Curi Uang Sesajen di Bali Segera Bebas, Kapolsek Lunasi SPP hingga Tamat Siswi SMK terekam kamera curi uang sesajen. ©2022 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Polisi tengah mengupayakan pendekatan restorative justice dalam kasus NKE (16), siswi SMK yang melakukan pencurian uang sesari atau uang sesajen untuk membayar uang SPP di Pura Dalem, Banjar Pujung, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Kapolsek Tegalalang AKP I Ketut Sudita bahkan menyatakan akan menanggung uang sekolah siswi kurang mampu itu hingga tamat.

Sudita mengatakan, proses restorative justice ditempuh karena siswi itu diketahui kurang mampu. Dia pun mengaku terpaksa melakukan pencurian untuk membayar SPP sekolah.

Siswi itu selama ini hanya tinggal bersama kakeknya yang merupakan seorang petani. Saat ini sang kakek sakit-sakitan, sedangkan neneknya sudah meninggal dunia.

2 dari 4 halaman

Ditinggal Orang Tua sejak Berusia 4 Tahun

Kedua orang siswi tersebut telah menikah lagi. Dia ditinggalkan sejak berusia empat tahun.

"Pertama, anak ini kurang mampu dan dia juga orang tuanya sudah pada meninggalkan dia. Maksudnya keluar (rumah) dan menikah lagi. Bapaknya maupun ibunya, sehingga dia hanya bersama kakeknya. Neneknya, sudah meninggal dunia dan kakeknya seorang petani dan sakit-sakitan lagi," kata Sudita saat dihubungi Kamis (23/6).

Sudita menyatakan, dia akan membayar lunas seluruh biaya SPP siswi tersebut hingga tamat sekolah. "Biaya sekolah sampai tamat, saya selaku Kapolsek secara pribadi akan membantu untuk biayai SPP-nya. Saya akan bayari lunas SPP-nya," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Segera Bebas

Sebelumnya, Sudita menyatakan tengah restorative justice sehingga siswi itu dapat dibebaskan. "Hari Senin ini, kami akan melaksanakan diversi untuk penyelesaian masalah itu dan melibatkan semua. Baik dari prajuru (petugas adat) sebagai korban dulu, dari pelindung anak dan instansi terkait, kita undang semua agar masalah itu bisa selesai," jelas Sudita.

"Kita upayakan semaksimal mungkin nanti (restorative justice). Kita, akan berikan pemahaman dan nanti kita undang perlindungan anak," imbuhnya.

Ia juga menyebutkan bahwa siswi itu memang melakukan pencurian untuk membayar uang SPP atau uang training sekolah.

"Benar, sesuai dengan keterangan dia, untuk bayar SPP setelah dapat uang itu, dia langsung disetorkan ke koperasi sekolah untuk bayar SPP. Bayar Rp170.000 ini, agar dia bisa ikut training sekolah. (Kalau tidak) bayar tidak dikasih traning, makannya dia berusaha," ungkapnya.

Ia juga menyatakan, bahwa siswi tersebut nekat melakukan pencurian uang karena tidak bisa bayar dan bila tidak ikut training sekolah, dia malu kepada teman-temannya. "Kalau tidak sampai bayar training, dia katanya malu sama teman-temannya," ujarnya.

4 dari 4 halaman

Pencurian Terekam Kamera

Seperti diberitakan, seorang siswi SMK berinisial NKE (16) melakukan pencurian uang sesari atau uang sesajen di kotak Pura Dalem, Banjar Pujung, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali.

Siswi tersebut, mengaku melakukan pencurian itu untuk membayar uang SPP sekolahnya. Pencurian terjadi pada Senin (20/6) sekitar pukul 14.00 Wita dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Aksi NKE terekam CCTV. Dia terlihat yang masuk ke areal pura dengan masih mengenakan seragam sekolah.

Kemudian, pada Selasa (21/6) sekitar pukul 08.00 Wita, pihak kepolisian melakukan pencarian informasi. Siswi itu pun ditangkap di rumahnya.

Saat dilakukan interogasi, siswi tersebut mengakui perbuatannya mengambil uang sesari yang ada di kotak kaca Pura Dalem dengan cara memecahkan kaca kotak sesari. "Di mana jumlah uang yang diambil sebanyak Rp170 ribu," imbuhnya.

Baca juga:
Curi Uang Sesajen, Siswi SMK di Bali Mengaku untuk Bayar SPP
Viral Dua Ekor Anjing di Denpasar Diracuni Lalu Dicuri
Teteh Baik Hati, Penuh Kasih Sayang Nasihati Bocah Kedapatan Mencuri
Demi Beli iPhone, Perempuan di Aceh Nekat Curi Emas
Pura-Pura Minta Garam, Aksi Pria Curi Motor di Bogor Ini Jadi Viral
Kantor Dinas Pendidikan Tasikmalaya Dirampok, Tiga Pegawai Disekap

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pencurian
  3. Gianyar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini