Sisihkan uang saku, siswa SD di Solo beli mainan othok-othok untuk dikirim ke Palu

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20 Reporter : Arie Sunaryo
Siswi di Solo kirim mainan untuk korban gempa Palu. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepedulian terhadap korban bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng) tak hanya dilakukan orang dewasa. Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) Kristen Manahan, Solo, tak mau ketinggalan. Mereka menyisihkan sebagian uang sakunya untuk dibelikan mainan tradisional.

Mainan tradisional terbuat dari bambu bernama othok-othok akhirnya terkumpul 200 biji. Setelah dikemas dalam kardus besar, selanjutnya akan dikirim ke Palu melalui PMI Cabang Solo. Mainan yang hampir punah tersebut diharapkan bisa menghibur dan menghilangkan trauma anak-anak terhadap dampak gempa dan tsunami yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Ada 200 othok-othok yang terkumpul dari para siswa. Nanti kita kirimkan melalui PMI Solo. Harapannya anak-anak disana jadi terhibur, cepat melupakan musibah yang dialami," ujar Djoko Hadi Moeljono, bagian bidang kesiswaan SD Kristen Manahan, Jumat (12/10).

Selain mainan anak-anak, lanjut Djoko, pihaknya juga menggalang donasi dari guru, karyawan sekolah dan orang tua siswa untuk korban bencana Palu dan sekitarnya. Donasi tersebut nantinya akan dikirimkan melalui yayasan sekolah.

"Sejak Senin kemarin sudah kita kumpulkan donasi sampai hari Sabtu. Nanti akan kita kirimkan melalui yayasan atau PMI, kita koordinasikan dulu," katanya.

Abraham, siswa kelas 5 mengaku ia dan siswa lainnya ikut menyumbangkan mainan othok-othok dengan cara menyisihkan uang saku selama 5 hari. Setelah terkumpul uang tersebut bersama uang siswa lainnya dibelikan othok-othok seharga Rp5 ribu.

"Uang jajannya dikurangi dulu selama 5 hari. Kita kumpulkan untuk membantu teman-teman kita di Palu. Biar mereka senang dan bisa bersekolah kembali," katanya.

Sejak pukul 7 pagi para siswa, terutama kelas IV dan V memang berkumpul di halaman sekolah. Mereka membawa othok-othok dan mencoba memainkan ya hingga mengeluarkan suara yang memang menghibur. Apalagi jika othok-othok itu mereka bunyikan secara bersama-sama. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini