Sisi mistis Gunung Lawu hingga pendaki ogah dievakuasi

Kamis, 22 Oktober 2015 06:07 Reporter : Ya'cob Billiocta
Sisi mistis Gunung Lawu hingga pendaki ogah dievakuasi Gunung Lawu. wisatagunung.wordpress.com

Merdeka.com - Sejak kebakaran hebat yang melanda lereng Gunung Lawu hingga menyebabkan tujuh pendaki tewas dan dua lainnya luka bakar, tim SAR gabungan segera mengevakuasi sisa pendaki yang masih berada di sana. Tujuannya agar tidak ada lagi korban kebakaran lainnya.

Tetapi upaya itu tidak berjalan mulus. Bukan disebabkan rintangan alam, tetapi karena beberapa pendaki yang ogah diajak turun. Mereka memilih untuk bertahan di puncak dari pada mengiyakan ajakan regu penyelamat.

Seperti yang terjadi Rabu (21/10), delapan pendaki di Hargo Dumilah atau puncak tertinggi Gunung Lawu menolak dievakuasi. Kedelapan pendaki tersebut beralasan sedang melakukan ritual dalam rangka 1 Suro.

"Mereka tidak mau dievakuasi, ini kan merepotkan. Puncak Lawu harus disterilkan, karena masih terbakar," ujar Koordinator Basarnas Pos SAR Trenggalek Supriono kepada wartawan di pos pendakian Candi Cetho, Jenawi, Karanganyar.

Memang saban tahun tepatnya di malam 1 Suro, Gunung Lawu selalu ramai oleh acara pendakian. Tidak sedikit dari mereka bertujuan untuk melakukan ritual tertentu, hingga mengabaikan faktor keselamatan walau terjadi kebakaran. [cob] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini