Singa mati tergantung kawat timah di Kebun Binatang Surabaya

Selasa, 7 Januari 2014 13:58 Reporter : Moch. Andriansyah
Singa mati tergantung kawat timah di Kebun Binatang Surabaya Singa. shutterstock

Merdeka.com - Singa jantan bernama Michael mati tergantung dengan leher terlilit kawat atau sling di kandangnya di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Kematian singa yang berusia 1,5 tahun itu diketahui sekitar pukul 07.00 WIB.

Humas KBS, Agus Supangat membenarkan kejadian itu. "Dia (Michael) ditemukan dalam posisi ekstrem. Tubuhnya tergantung dengan posisi kepala di atas seperti posisi orang mati bunuh diri. Lehernya terjerat tali sling berbahan timah," ujar Agus, Selasa (7/1).

Berdasarkan hasil autopsi tim medis KBS, lanjut dia, Michael tewas karena mengalami gangguan di saluran pernapasannya. "Dari hasil autopsi itu diperkirakan Michael tewas malam tadi, saat penjaga tidak ada di lokasi," kata Agus.

Sedangkan akibat kematian singa jantan ini, koleksi singa di KBS tinggal lima ekor. "Empat ekor betina, dan seekor lagi jantan," jelas dia.

Agus juga membenarkan seekor Rusa Afrika mati di KBS, Senin (6/1) kemarin. "Kemarin yang mati itu, Gnu Afrika, sejenis rusa besar yang biasanya di alam jadi incaran Macan atau Singa," tutur dia.

Agus menjelaskan, Gnu tidak termasuk hewan langka. Di KBS, jelas Agus, memiliki koleksi Gnu lumayan banyak. "Ada dugaan Gnu itu mati karena faktor usia, terlebih lagi situasi hujan menyebabkan daya tahan tubuhnya tidak kuat menahan dingin," tandas dia.

Baca juga:

Pemeriksaan tahunan satwa-satwa di kebun binatang London

Mengintip kandang jerapah di Paris Zoological Park

Tingkah lucu Taiga, beruang kutub di Quebec Aquarium

Kondisi gajah Gonzales dan satwa lain di Kebun Binatang Surabaya

Disebut kebun binatang terkejam dunia, ini jawaban pengelola KBS [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini