Simpatisan KST Papua di Kepulauan Yapen Serahkan 6 Pucuk Senpi Rakitan kepada TNI

Jumat, 15 Oktober 2021 05:30 Reporter : Nur Habibie
Simpatisan KST Papua di Kepulauan Yapen Serahkan 6 Pucuk Senpi Rakitan kepada TNI Dandrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan saat mengecek salah satu senpi rakitan yang diserahkan KST. ©ANTARA/HO-Korem 173 PVB

Merdeka.com - Dua simpatisan Kelompok Separatis Teroris (KST) di wilayah Distrik Angkaisera dan Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, menyerahkan 6 pucuk senjata rakitan beserta amunisinya ke Korem 173/PVB. Mereka juga menyerahkan bendera bintang kejora.

Senjata dan amunisinya itu diterima langsung Danrem 173/PVB Brigjen Iwan Setiawan bersama Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Leon Pangaribuan di Aula Kodim 1709/Yawa, Rabu (13/10) kemarin.

"Dua orang simpatisan yang menyerahkan 6 pucuk senjata api rakitan terdiri dari 4 pucuk laras panjang, 2 pucuk laras pendek (pistol), 97 butir munisi, 1 buah HT, 4 lembar bendera bintang kejora dan beberapa dokumen KST ini tergerak setelah melihat keseriusan Pemerintah Indonesia karena telah membangun Papua dan ditambah terlaksananya PON yang sangat megah yang dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo," kata Iwan Setiawan dalam keterangannya, Kamis (14/10).

Senjata beserta amunisi yang diserahkan itu sudah lama disimpan kedua simpatisan KST itu. Mereka awalnya beranggapan Papua akan segera merdeka.

"Sebenarnya mereka sudah begitu lama menyimpan senjata beserta amunisi ini, sebab mereka beranggapan bahwa Papua akan merdeka, namun setelah melihat pembangunan dan penyelenggaraan PON di Papua, mereka yakin inilah yang benar bahwa Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bingkai NKRI," ujarnya.

"Penyerahan diri kedua simpatisan ini juga merupakan buah dari komunikasi sosial yang tepat sesuai dengan arahan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono agar semua personel satuan jajaran Kodam XVII Cenderawasih dapat melaksanakan komunikasi sosial dengan pendekatan kearifan lokal kepada masyarakat Papua," sambungnya.

Selain itu, ia meminta kepada Pimpinan TPN/OPM Wilayah Saireri Fernando Worabai bersama para pengikutnya yang masih berseberangan dengan NKRI untuk segera kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

"Kami imbau kepada saudara kami Fernando Worabai untuk kembali ke pangkuan NKRI dan mari bersama-sama kita ciptakan suasana kamtibmas yang kondusif demi masa depan generasi muda dan juga percepatan pembangunan yang saat ini sedang berjalan di wilayah ini, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat Yapen dapat terlaksana," tutupnya.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam penyerahan senjata ini, seperti Kasiter Korem 173/PVB Letkol Inf Usep Setiyawan, Kajari Serui Marcelo Bellah, Kapolres Waropen AKBP Naharuddin, Danramil 1709-02/Yaptim Kapten Inf Marselus Worabay dan Babinsanya Sertu Jhonias M. Riyoli. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini