Sidang Perkara Red Notice Irjen Napoleon Ditunda Pekan Depan

Senin, 23 November 2020 14:01 Reporter : Bachtiarudin Alam
Sidang Perkara Red Notice Irjen Napoleon Ditunda Pekan Depan Sidang eksepsi Napoleon Bonaparte. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Sidang perkara dugaan suap terkait penghapusan nama terpidana kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra dalam red notice interpol dengan terdakwa mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Irjen Napoleon Bonaparte akan dilanjutkan pada 30 November 2020.

"Maka sidang akan dilanjutkan pada Tanggal 30 November 2020," kata Hakim Ketua Muhammad Damis usai pembacaan putusan sela atas eksepsi atau nota keberatan dari terdakwa, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (23/11).

Atas hal itu, majelis hakim meminta kepada jaksa penuntut umum (JPU) untuk melanjutkan persidangan dengan agenda pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

"Untuk jaksa penuntut umum diminta agar menghadirkan saksi-saksi pada hari dan tanggal tersebut," ujar Damis.

Menanggapi hal itu, jaksa menyebutkan, jika pada sidang yang digelar pekan depan tersebut akan menghadirkan tujuh saksi dalam perkara sidang red notice.

"Nanti, kita akan hadirkan tujuh saksi yang mulai," ujar jaksa.

Baca Selanjutnya: Hakim Tolak Nota Keberatan Terdakwa...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini