Sidang Penipuan Online Binomo, Jaksa Bakal Tanggapi Penolakan Dakwaan Indra Kenz

Selasa, 16 Agustus 2022 09:13 Reporter : Kirom
Sidang Penipuan Online Binomo, Jaksa Bakal Tanggapi Penolakan Dakwaan Indra Kenz Indra Kenz Tiba di Kejari Tangsel, Mobil Ferari dan Tesla Turut Diserahkan. ©2022 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Pengadilan Negeri (PN) Tangerang akan kembali menggelar sidang lanjutan perkara pidana penipuan judi online berkedok trading komoditas melalui aplikasi Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Indra Kesuma alias Indra Kenz, Selasa (16/8).

Kepala Humas PN Tangerang, Arief Budi Cahyono menjelaskan, agenda sidang lanjutan dengan terdakwa Indra Kenz beragendakan tanggapan jaksa terkait penolakan (eksepsi) terdakwa.

"Hari ini sidang lanjutan Indra Kenz, acara tanggapan jaksa atas eksepsi dari penasehat hukum terdakwa," jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (16/8).

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, kuasa hukum Indra Kesuma, Brian Praneda menolak dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Baik yg mulia, kami akan mengajukan eksepsi dan kami sudah siapkan eksepsi dakwaan JPU. Ijin saya sampaikan sekarang yang mulia," katanya.

Dalam materi yang ditolaknya itu, Brian menyatakan ada tiga hal yang ditolak dari dakwaan yang dibacakan jaksa.

"Ada tiga jenis yang kita ajukan terkait kompetensi dan terkait dakwaan yang tidak dapat diterima. Kita mengajukan kenapa karena jumlah saksi yang bertempat tinggal di wilayah Jakarta itu berjumlah 26 dan di Tangsel, hanya 13 orang dan saksi - saksi lain tersebar di seluruh wilayah Indonesia," ucap Brian, dalam pembacaan eksepsinya di ruang utama Pengadilan Negeri Tangerang, Jumat (12/8/2022).

Kuasa hukum Indra, juga menolak dakwaan KPU karena hanya Indra Kenz, yang dijadikan tersangka dalam dakwaan yang dibacakan JPU pada kasus Binomo. Sementara, aplikasi judi online Binomo, tidak dikaitkan dalam perkara itu.

"Kedua terkait dakwaan tidak diterima lainnya, adalah seharusnya Binomo sebagai terlapor utama. Karena korban - korban mentransfer ke Binomo, bukan kepada Indra. Jadi jelas ada hubungan hukum antara Binomo dengan para korban, seharusnya Binomo itu, diangkat sebagai pihak dalam perkara ini untuk dijadikan tersangka dan kemudian terdakwa. Tapi itu tidak ada, tidak terjadi di sini," tegas Brian.

"Ketiga adalah, poin utama korban melakukan kesepakatan dengan Binomo, sebelum mereka bisa trading di Binomo, dengan perjanjian dan hubungan hukum antara korban dengan Binomo, maka apabila terjadi perselisihan, sengketa atau apapun juga wajib diselesaikan sesuai dengan apa yang tercantum dalam isi perjanjian itu strong point' yang diutamakan. Selebihnya kita tunggu tanggapan JPU seperti apa," kata dia.

Selanjutnya, setelah eksepsi tersebut dibacakan, Ketua Majelis Hakim Rahman Rajaguguk, meminta JPU mempersiapkan tanggapan atas eksepsi yang dilayangkan tim kuasa hukum terdakwa.

"Berarti selanjutnya tinggal menunggu tanggapan atas eksepsi terdakwa, bagaimana pekan depan sidang kita tunda sampai 16 Agustus," ucap Rahman Rajaguguk, mengakhiri persidangan.

Baca juga:
Berkas Dilimpahkan ke Kejari Tangsel, Ayah Vanessa Khong Siap Disidangkan
Indra Kenz Tolak Tiga Dakwaan Jaksa Dalam Sidang TPPU Judi Online Binomo
Indra Kenz Didakwa Langgar UU ITE serta Lakukan Penipuan dan Pencucian Uang
Kawal Sidang Indra Kenz, Puluhan Korban Datangi PN Tangerang
Indra Kenz Mulai Diadili di PN Tangerang Hari Ini
Indra Kenz akan Hadapi Sidang Perdana di PN Tangerang pada 12 Agustus
Crazy Rich Medan Indra Kenz Segera Berhadapan dengan Majelis Hakim

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini