Sidang Korupsi Aa Umbara, Hengky Kurniawan Curhat Tak Dilibatkan di Pemerintahan

Rabu, 25 Agustus 2021 19:17 Reporter : Aksara Bebey
Sidang Korupsi Aa Umbara, Hengky Kurniawan Curhat Tak Dilibatkan di Pemerintahan Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus korupsi dengan terdakwa Bupati KBB nonaktif Aa Umbara. Hengky mengaku selama ini tidak dilibatkan dalam Satgas Penanganan Covid-19.

Diketahui, terdakwa Aa Umbara terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2020.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Rabu (25/8), Hengky mengaku tidak mengetahui mengenai rencana kerja Aa Umbara, termasuk mengenai pengadaan. Pasalnya, selama hampir dua tahun terakhir, dirinya tak banyak dilibatkan dalam urusan pemerintahan atau penanganan pandemi Covid-19.

Bahkan, dia mengaku tidak menjabat apa pun dalam struktur Satgas Penanganan Covid-19, saat Satgas dipimpin Aa Umbara.

"Kalau tahun kemarin dalam SK, saya enggak masuk ke dalam satgas, dan tidak pernah diajak rapat soal Covid-19," kata Hengky.

Dia menambahkan, tidak mengetahui apa pun soal proses pengadaan bantuan sosial penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat yang kini menjadi perkara korupsi.

Meski begitu, mantan pesinetron itu mengakui mengenal M Totoh Gunawan selaku penyedia jasa pengadaan barang bantuan sosial yang kini menjadi terdakwa bersama Aa Umbara. Pasalnya, kata Hengky, Totoh merupakan timsesnya saat maju bersama Aa Umbara pada Pilkada Bandung Barat.

"Setelah (pilkada) saya tidak pernah komunikasi, saya juga tidak tahu soal bansos ini, siapa yang menang tender, saya tahu kalau Totoh itu pengusaha peternakan ayam," kata Hengky.

"Saya kurang hapal karena 2,5 tahun tidak pernah dilibatkan. Kalau tahun kemarin dalam SK Satgas Covid-19 saya tidak masuk," kata Hengky.

Informasi mengenai hasil rapat penanganan Covid-19 hingga penganggaran APBD atau kegiatan bupati ia tahu dari media sosial humas Pemerintah KBB atau dari akun media sosial Aa Umbara.

"(Informasi soal pemerintahan dan penanganan) dari Instagram humas KBB dan Instagram beliau (Aa Umbara)," kata dia.

Hengky menuturkan, perannya di pemerintahan muncul saat Aa Umbara sedang berhalangan atau sakit. Contohnya, ia pernah mewakil Aa Umbara untuk menghadiri rapat paripurna bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat.

"Istri saya kebetulan jadi ketua Jabar bergerak KBB. Saya ikut saja. Cari kesibukan saja," terang Hengky.

Dalam persidangan itu, pengacara Aa Umbara Sutisna, Rizky Rizgantara mengungkap terdapat inisial nama HK yang diduga Hengky Kurniawan dalam dokumen berisi dorongan untuk KPK agar mempercepat kasus korupsi pengadaan barang bansos agar Hengky bisa menjabat sebagai pelaksana tugas bupati.

Menanggapi hal itu, Hengky pun mengaku tidak tahu. Tak hanya soal itu, Ia menyebut banyak informasi berisi sentimen negatif yang menyerang atau menyudutkan dirinya.

"Saya diisukan supaya Bupati cepat masuk penjara. Di media juga ada seolah saya orang Jakarta dekat dengan KPK," kata dia. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini