Sibuk, Pemred Jakarta Post minta polisi tunda pemeriksaan

Senin, 15 Desember 2014 12:54 Reporter : Efendi Ari Wibowo
Sibuk, Pemred Jakarta Post minta polisi tunda pemeriksaan Kartun di The Jakarta Post. Blogpsot

Merdeka.com - Polda Metro Jaya telah menetapkan Pemimpin Redaksi (Pemred) harian The Jakarta Post, Meidyatama Suryodiningrat (MS) sebagai tersangka. Hal itu terkait dugaan tindak pidana penistaan agama dalam karikatur yang dimuat media tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menyatakan Meidyatama Suryodiningrat sedianya akan diperiksa hari ini. Namun, Meidyatama Suryodiningrat meminta penangguhan pemeriksaan akibat kesibukan yang dimiliki.

"Mengenai rencana pemanggilan terhadap Pemred The Jakarta Post yang rencana hari Senin ini diperiksa sebagai tersangka, tadi datang pengacaranya Todung Mulya Lubis menginformasikan untuk pemeriksaan ditunda. Ini karena yang bersangkutan banyak keperluan dan kepentingan, tanggal 7 Januari (2015) nanti bersedia hadir" kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Senin (15/12).

Menurutnya ketidakhadiran Meidyatama Suryodiningrat tak menjadi masalah bagi penyidik. Polisi berharap pada 7 Januari 2015, Pemred The Jakarta Post tersebut memenuhi panggilan.

"Hari ini tidak jadi datang dan ditunda 7 Januari nanti. Penyidik tidak masalah (penundaan pemeriksaan)," terang dia.

Masih menurutnya, polisi berharap pihak-pihak yang bersengketa atas karikatur yang dinilai menistakan umat Islam itu segera berdamai. Waktu penundaan pemeriksaan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna bertemu pihak-pihak berkaitan.

"Nanti kita serahkan kepada pihak-pihak yang bersengketa. Saya harap waktu yang ada ini dimanfaatkan untuk mediasi," pungkas dia.

Sebelumnya diketahui, penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tersangka terhadap Pemimpin Redaksi (Pemred) 'The Jakarta Post' Meidyatama Suryodiningrat (MS) terkait dugaan tindak pidana penistaan agama.

"Rencana pekan depan, MS akan dipanggil sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Kamis (11/12). [dan]

Baca juga:
Polisi beri ruang mediasi Pemred Jakpost dengan pelapor
Dewan Pers anggap kasus karikatur ISIS The Jakarta Post selesai
Pernah ditolak Gus Dur, UU Penistaan Agama kini jerat bos media
AJI kecam penetapan tersangka pemred Jakpost oleh kepolisian
Jadi tersangka, Pemred Jakarta Post sangkal tuduhan penistaan
Pemred Jakarta Post tersangka, polisi sudah periksa Dewan Pers
Pemred 'The Jakarta Post' tersangka penistaan agama

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. The Jakarta Post
  3. Penistaan Agama
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini