Laporan dari Arab Saudi

Siapkan 10 Bus, KKHI Terus Data Jemaah yang akan Disafariwukufkan

Jumat, 1 Juli 2022 04:00 Reporter : Lia Harahap
Siapkan 10 Bus, KKHI Terus Data Jemaah yang akan Disafariwukufkan Jemaah haji di embarkasi Palembang. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) terus mendata jemaah haji Indonesia yang akan disafariwukufkan saat puncak haji di Arafah. Ada 10 bus yang disiapkan untuk membawa jemaah saat disafariwukufkan nanti.

"Di sini kami menyediakan kurang lebih 10 bus," kata Kepala Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, dr Andi Ardjuna Sakti.

Ditambahkan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji, Budi Sylvana, jemaah yang akan disafariwukufkan akan dinaikkan ke bus dan dibawa ke Arafah antara satu sampai dua jam.

"Lalu dikembalikan ke KKHI untuk dirawat kembali, karena kesehatannya bermasalah. Karena kalau safari wukuf, itu rukun hajinya sudah terpenuhi oleh jemaah," jelas Budi.

2 dari 2 halaman

Teknis Jemaah Disafariwukufkan

dr Ardjuna menjelaskan teknis yang dipersiapkan saat safari wukuf jemaah. Sepuluh bus yang disedikan dibagi menjadi dua peruntukan.

Empat bus untuk jemaah sakit yang posisinya dibaringkan. Enam bus disiapkan untuk jemaah safari wukuf dalam kondisi duduk.

"Untuk bus yang duduk, kurang lebih kita akan mengisi jumlah kursi kurang lebih 50 persen, estimasinya satu bus 25 jamaah. Jadi 6×25 sekitar 125 jamaah haji," jelas Ardjuna.

Sedangkan untuk jemaah yang baring ada empat bus dan dalam satu bus kurang lebih diisi enam sampai delapan jamaah. Tentunya setiap bus, KKHI Makkah akan menugaskan tim yang terdiri dari dokter, perawat dan tenaga pendukung kesehatan (TPK).

"Kemudian setiap bus akan diisi pembimbing ibadah. Jadi jemaah yang akan disafariwukufkan tidak akan terlepas dari pelayanan kesehatan dan ibadah yang merupakan kolaborasi antara Kemenag dan Kemenkes," katanya.

dr. Ardjuna mengatakan, sampai saat ini sudah ada 61 jamaah haji peserta calon safari wukuf. Tim kesehatan KKHI Makkah menjadi pihak yang menentukan jamaah haji calon safari wukuf.

Ardjuna mengatakan, data jamaah yang disafari wukuf ini, sifatnya masih sementara dan bisa berubah. Tergantung dari hasil penilaian tim dokter safari wukuf. Tim kesehatan KKHI Makkah masih terus mengevaluasi jemaah haji yang sudah masuk data safari wukuf. Jumlah pasti jemaah disafariwukufkan akan ditentukan pada tanggal 8 Dzulhijah atau tanggal 7 Juli.

"Kita akan mengevaluasi kesehatan jamaah sampai H-1. Di H-1 nanti inilah diperkirakan semua jamaah yang akan disafari wukufkan kita akan dapatkan datanya," katanya.

Baca juga:
Beri Pelayanan saat Armuzna, KKHI Kerahkan 782 Tenaga Kesehatan
Kemenag Berharap Kuota Haji Tahun 1443 H Terserap 100 Persen
Menag Ajak Amirul Hajj Suntik Semangat Petugas Haji
CEK FAKTA: Hoaks Tambahan 10 Ribu Kuota Haji 2022 Tak Diambil Karena Negara Bangkrut
Kisah Guru Honorer yang Wujudkan Mimpinya Berangkat Haji, Ini Perjuangannya
Update 30 Juni 2022: 82.437 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci
Mengalami Pendarahan, Satu Jemaah Haji Embarkasi Makassar Batal Berangkat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini