Siapa Penggagas Gelar Bapak Pembangunan Untuk Soeharto?

Kamis, 19 September 2019 12:51 Reporter : Ramadhian Fadillah
Siapa Penggagas Gelar Bapak Pembangunan Untuk Soeharto? bedah buku 50 Inisiatif Pak Harto Untuk Indonesia dan Dunia. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Gelar bapak pembangunan masih melekat pada sosok Presiden kedua Republik Indonesia Soeharto. Sebenarnya siapa yang pertama kali mencetuskan ide tersebut?

Adalah Ali Moertopo yang kala itu menjadi Menteri Penerangan, berinisiatif menyebut Soeharto sebagai Bapak Pembangunan. Alasan Ali Moertopo, Soeharto telah melakukan banyak pembangunan di Indonesia dalam berbagai bidang. Tahun 1981, Ali Moertopo mengajukan usulan itu. Namun Soeharto menolaknya.

Penolakan Soeharto tak membuat Ali Moertopo mundur. Wacana Bapak Pembangunan ini terus digulirkan dalam berbagai kesempatan. Pro dan kontra juga sempat muncul. Namun akhirnya melalui Tap MPR No V tahun 1983, MPR mengangkat Soeharto sebagai Bapak Pembangunan Republik Indonesia. Gelar ini terus dipakai sampai sekarang.

Sekelumit kisah itu terungkap dalam diskusi dan bedah buku 50 Inisiatif Pak Harto Untuk Indonesia dan Dunia. Acara ini digelar di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti Kompleks Istana Bogor, Kamis (19/9). Ada juga Pameran foto dan filateli dari era Presiden Soeharto.

Sesuai judulnya, buku yang ditulis Mahpudi ini hanya memuat soal keberhasilan Soeharto memimpin Indonesia selama hampir 32 tahun.

Banyak cerita soal gaya kepemimpinan penguasa Orde Baru itu. Misalnya soal blusukan Soeharto keliling daerah. Kegiatan yang kini populer dilakukan para pejabat Indonesia. Dulu namanya incognito alias penyamaran.

Lalu ada soal larangan poligami. Lewat PP Nomor 10 Tahun 1983, Soeharto melarang semua PNS atau pegawai institusi pemerintahan, menikah lagi tanpa seizin istri pertama.

Peraturan Pemerintah itu sempat menemui sejumlah penolakan. Namun akhirnya tetap berjalan. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Soeharto
  2. Bogor
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini