Siapa Pantas Jadi Dewan Pengawas KPK?

Selasa, 5 November 2019 06:00 Reporter : Syifa Hanifah
Siapa Pantas Jadi Dewan Pengawas KPK? Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 perubahan UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi berlaku sejak 17 Oktober 2019. Namun, hingga kini siapa saja yang akan menjabat sebagai Dewan Pengawas KPK belum juga ditentukan.

Sebagai informasi Dewan Pengawas nantinya berisi lima anggota, dengan seseorang merangkap sebagai ketua. Selain mengawasi dan memberikan izin atau tidak memberikan izin penindakan, Dewan Pengawas nantinya juga akan menegakkan kode etik pimpinan dan pegawai KPK.

Banyak pihak yang berharap nantinya Dewan Pengawas KPK diisi oleh pihak-pihak yang memiliki pengalaman panjang di bidang antikorupsi, serta memiliki integritas dan rekam jejak yang baik di mata publik.

1 dari 3 halaman

Dipilih Langsung Presiden

Presiden Jokowi mengatakan akan segera menunjuk anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengaku masih menampung masukan dari sejumlah pihak terkait sosok yang pantas menjadi Dewan Pengawas KPK.

Untuk pertama kalinya, Dewan Pengawas KPK tak akan dipilih lewat mekanisme panitia seleksi (pansel). Namun, akan dipilih langsung oleh Jokowi. Hal ini juga tertuang dalam pasal 69 A ayat 1 UU KPK hasil revisi yang telah disahkan DPR.

"Untuk pertama kalinya tidak lewat Pansel. Tapi percayalah yang terpilih nanti adalah beliau-beliau yang memiliki kredibilitas yang baik," kata Jokowi saat berbincang-bincang dengan para wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Presiden Jokowi mengatakan pelantikan Dewan Pengawas akan dibarengi dengan pimpinan KPK periode 2019-2023. Jadwal pelantikan pimpinan KPK baru direncanakan pada Desember 2019.

"Hal ini sudah tercantum di peraturan peralihan yang ada," ucapnya.

2 dari 3 halaman

Bakal Didominasi Ahli Hukum

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno memastikan Dewan Pengawas KPK nantinya akan didominasi ahli hukum. Selain ahli hukum, akan ada perwakilan dari tokoh yang selama ini fokus pada aspek sosial.

"Tentu saja ahli hukum yang akan banyak ya. Ada juga non-hukum, ada dimensi sosialnya muncul. Tapi belum diputuskan final. Sekarang masih listing lah," kata Pratikno di Gedung Krida Bhakti Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Senin (4/11).

3 dari 3 halaman

Politisi & Mantan Pimpinan KPK Harus Dipertimbangkan

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin menilai, tidak ada masalah jika anggota partai menjadi anggota Dewan Pengawas KPK. Menurut Aziz, sepanjang orang tersebut memiliki kompetensi di bidang hukum.

"Sepanjang dia kompeten, punya latar belakang yang cukup, why not?" ujar Aziz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).

Aziz menyebut, DPR berharap Presiden Jokowi memilih tokoh yang berpengalaman di bidang hukum sebagai anggota dewan pengawas. Dia mengatakan, bisa mantan pimpinan KPK menjadi anggota dewan pengawas.

"Cari orang yang berpengalaman di bidang hukum, punya experience di bidang hukum. Bisa saja mantan KPK, bisa saja mantan komisioner, tentu punya experience yang cukup di bidang hukum," kata dia. [dan]

Baca juga:
Kapolri Idham Azis Sambangi Gedung KPK
Istana Ungkap Dewan Pengawas KPK Bakal Didominasi Ahli Hukum
Wakil Ketua DPR Dukung Politisi jadi Anggota Dewan Pengawas KPK
Jokowi Harus Transparan Dalam Menyeleksi Dewan Pengawas KPK
Penerbitan Perppu Tunggu Uji Materi di MK, KPK Serahkan Ke Presiden Jokowi
Jokowi akan Pilih Langsung Dewan Pengawas KPK, Tak Melalui Pansel

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini