Siang ini, MUI rapat bahas posisi Ma'ruf Amin

Rabu, 29 Agustus 2018 11:32 Reporter : Kirom
Siang ini, MUI rapat bahas posisi Ma'ruf Amin Din Syamsuddin. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Dewan pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar rapat menyikapi posisi KH Ma'ruf Amin setelah dipilih menjadi cawapres Joko Widodo. Meskipun posisi Ma'ruf sudah nonaktif di MUI.

"Dewan pertimbangan sifatnya berikan pertimbangan, nanti akan rapat siang ini," kata Dewan Pertimbangan MUI, KH Din Syamsudin, di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (29/8).

Apapun keputusan Dewan Pertimbangan dalam rapat, katanya, tetap akan berpatokan pada anggaran dasar anggaran rumah tangga MUI.

"Saya enggak tahu, enggak bisa menyampaikan pandangan pribadi, walaupun keputusan Dewan pertimbangan bersifat mengikat, tapi lebih sebagai pertimbangan dan tentu kita semua akan menuju ke konstitusi MUI yaitu pedoman dasar dan pedoman rumah tangga," terang dia

Meski begitu, dia meyakini bahwa ada salah satu pasal dalam AD ART MUI bahwa ketua umum dan sekretaris umum tidak boleh melakukan rangkap jabatan.Meskipun, katanya, Ma'ruf Amin baru sebagai calon wakil Presiden dan belum ditetapkan secara resmi.

"Ada salah satu pasal bahwa ketum dan sekum MUI tidak boleh merangkap jabatan politik. Dalam hal tersebut masih dalam calon atau bisa dipahami sebagai jabatan politik. Kalau itu, kita pahami dan sepakat berarti enggak boleh rangkap," katanya.

Dia menambahkan, kekosongan jabatan seperti saat ini juga pernah dialami MUI pada masa kepemimpinan KH Sahal. Saat itu, dirinya yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum MUI secara otomatis naik menggantikan posisi Ketum KH Sahal, yang meninggal dunia.

"Saya alami dulu waktu KH Sahal meninggal, maka saya menggantikan beliau. Kalau ketum berhalangan tetap, maka Waketum otomatis menggantikan," jelas Din.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan KH Ma'ruf Amin saat ini dalam status nonaktif sebagai ketua umum MUI. Hal itu untuk menjaga independensi MUI dari dinamika politik praktis. [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini