Si Sarjana Pengubah Wajah Bantaran Kali Cisadane

Rabu, 8 Juli 2020 06:35 Reporter : Kirom
Si Sarjana Pengubah Wajah Bantaran Kali Cisadane Ade Yunus dan pegiat lingkungan di Kali Cisadane. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ade Yunus, pria kelahiran Subang, Jawa Barat yang lama tinggal di Tangerang, memimpikan akan lalu lintas air bersih, bebas sampah dan limbah di aliran Kali Cisadane. Kang Ade begitu dia akrab disapa, memang memahami betul perubahan kondisi Cisadane, yang semakin hari semakin memprihatinkan. Sampai perubahan itu terjadi dengan mewujudkan mimpinya membangun area wisata di Bantaran Kali Cisadane.

"Mimpi saya ingin Cisadane ini bebas sampah dan bebas limbah," ungkap Ayah tiga orang anak ini.

Dengan langkah nyata, Ade yang juga aktivis Yayasan Peduli Lingkungan Hidup (YAPELH) kala itu memulai mimpinya dengan membabati ladang hutan di bantaran Cisadane sendirian, tepatnya di lahan Gang Muara Buntu, RT 03 RW 01, Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Dari lokasi hutan di bantaran Cisadane di Kecamatan Panunggangan Barat, Ade merajut mimpinya, dengan menjadikan kawasan bantaran Cisadane, sebagai lokasi eko wisata yang ramah lingkungan.

"Tahun 2012 tepatnya di bulan Desember, saya mulai babat alas, semua saya rapikan. Alang-alang saya babati, tanah-tanahnya saya ratakan biar rapih, kalau dulu orang tahunya ini tempat jin buang anak, sekarang sudah 360 derajat jauh berubah," ucap dia.

Dengan wujud taman yang cantik dilengkapi aneka tanaman dan wahana bermain, Ade mulai mengedukasi masyarakat soal sampah dan lingkungan air. Wajah Cisadane, tepatnya di sekitaran taman Banksasuci berubah total.

Upayanya Ade bersama komunitas yang dia bangun dengan cucuran keringat dan cemoohan orang dan warga sekitar kala itu saat ini berbuah manis.

Baca Selanjutnya: Menjaring Sampah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini