Setelah dua pekan ditahan, Novanto kini tersenyum datangi Gedung KPK

Rabu, 6 Desember 2017 07:39 Reporter : Lia Harahap, Intan Umbari Prihatin, Yunita Amalia
setya novanto. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Hari Selasa (5/11) kemarin, tepat 17 hari Ketua DPR Setya Novanto mendekam di balik jeruji besi. Tersangka kasus dugaan suap korupsi proyek e-KTP resmi ditahan KPK pada 17 November lalu setelah dipastikan kondisinya cukup baik setelah mengalami kecelakaan tunggal.

Selama itu pula, Novanto sudah berulang kali menjalani pemeriksaan di KPK dengan statusnya tersangka. Dia selalu memenuhi panggilan penyidik.

Tepat memasuki tiga pekan masa penahanan, kondisi Novanto terus terlihat membaik. Sangat jauh berbeda ketika dia baru saja dijebloskan ke penjara.

Seperti yang terlihat saat Novanto mendatangi KPK Selasa sore. Pantauan merdeka.com, Novanto tampak lebih rileks saat berjalan memasuki lobi gedung. Raut wajahnya juga terlihat segar. Bahkan kini dia mulai menebar senyuman ke arah awak media yang menyapa.

Kedatangan Novanto tidak terjadwal dalam jadwal pemeriksaan. Dia tiba kira-kira pukul 17.30 Wib. Setelan yang dikenakan Ketua DPR itu masih sama dengan sebelumnya. Kemeja putih dipadu celana hitam. Dia juga mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye.

Saat kamera awak media mengarah ke wajahnya, Novanto memilih tersenyum. Dia enggan berkomentar apapun soal kedatangannya ke KPK hari itu.

Pemandangan ini jauh berbeda saat Novanto pertama kali diperiksa penyidik KPK pada 21 November lalu. Saat itu, Novanto masih terlihat lemas dan loyo. Untuk berjalan saja, Novanto masih sangat pelan dan dipapah. Bahkan saat pertama kali tiba di gedung KPK, Setnov tampak masih mengenakan kursi roda.

Pada pemeriksaan perdana, Novanto berada di ruang penyidik selama lima jam. Kala itu dia datang bersama kuasa hukumnya Frederich Yunadi.

Sejak dilakukan penahanan, tercatat baru dua kali Novanto diperiksa sebagai tersangka. Meski demikian, ada pemeriksaan lain juga yang dijalani Novanto.

Seperti terkait kasus kecelakaan mobil yang dia tumpangi. Novanto sudah dimintai keterangan perihal kejadian tanggal 16 November tersebut. Pengemudi mobil Hilman Mattauch yang juga wartawan Metro TV telah ditetapkan sebagai tersangka karena kelalaian mengemudi.

Selain itu, Novanto juga pernah diperiksa oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). MKD memeriksa Novento untuk mencari tahu adakah pelanggaran etik yang dilakukan Novanto sebagai ketua DPR.

Soal kondisi kesehatan Novanto, pada akhir November lalu dirinya sudah diperiksa oleh dokter syaraf RSCM terkait dengan penyakit yang dialaminya.

"Dilakukan pemeriksaan di dua poli. Intinya dokter syaraf melakukan pemeriksaan dan juga dicek terkait dengan gula," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (28/11).

Febri menjelaskan, Novanto dibawa dari rutan KPK menuju RSCM sekitar pukul 12.00 WIB dan selesai sekitar pukul 14.30 WIB. Febri mengatakan kontrol yang dilakukan Ketua DPR tersebut adalah bagian standar dari medis usai dirawat.

"Maka diberikan obat-obat itu dan ada proses kontrol lebih lanjut," tambah Febri.

Berdasarkan hasil kontrol yang dijalani, Novanto dalam kondisi baik dan tidak perlu mendapatkan perawatan lagi di RSCM.

"Secara umum kondisinya masih baik dan dapat di bawa ke rutan KPK," kata Febri. [lia]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.